Kampusiana

Jujun Junaedi: KPI TV Harus Jadi Pembeda

[Suakaonline]-Maraknya tayangan yang memberangus moral masyarakat membuat Jujun Junaedi mengelus dada. Hal itu tergambarkan saat mengisi Kuliah Tujuh Menit (Kultum) yang dibawakan Jujun sesaat sebelum Launching KPI TV ditutup, Rabu (5/2).


Dai yang sudah malang-melintang di dunia dakwah ini memaparkan kegelisahannya soal tayangan yang banyak beraromakan hedonisme dan hura-hura belaka. “Acara Tv sekarang itu banyak yang isinya cuma hiburan, tapi tidak mencerdaskan masyarakat. Sekiranya KPI TV ikut-ikutan seperti itu, janganlah,” ujar Jujun pada pembuka Kultumnya.


Kekhawatiran Jujun mengenai anak didiknya  yang bisa saja terjerumus dalam gemerlapnya dunia pertelevisian jelas ada. Oleh karena itu Jujun beberapa kali mengulang kalimat ‘KPI Tv harus bisa jadi pembeda. Harus bisa jadi solusi’.


Jujun tak lupa membesarkan hati mahasiswa Komunikasi  Penyiaran Islam yang memadati Aula UIN SGD Bandung itu. “Urusan masuk TV mah gampang. KPI mah segala bisa; Siaran bisa, nyanyi menang, joged bisa,” tambah Jujun.


Paparan itu tidak serta merta Jujun katakan. Sebab para kru KPI TV memang mengolah Lauching KPI TV dengan ciamik. Dengan berbagai hiburan berupa tarian, nyanyian dan pembacaan puisi, Jujun yakin KPI TV punya potensi besar untuk melanjutkan karir di bidang pertelevisian.


Ditemui sesaat setelah turun panggung, Jujun mengemukakan harapannya. “Ya semoga bisa jadi pembeda yang berarti untuk dunia pertelevisian. Maju terus televisi yang mengusung Dakwah,” kata dengan semangat.

 


Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas