Pendidikan dan Budaya

Komunitas Ranca, Mengabdi Dengan Inisiatif Sendiri

alah satu anggota komunitas Ranca sedang mengajar di kelas MTs Sukasari dalam acara Pengabdian yang dilakukan di Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung (09/01/17). (SUAKA/ Nizar Al-Fadhillah)

Salah satu anggota komunitas Ranca sedang mengajar di kelas MTs Sukasari dalam acara Pengabdian yang dilakukan di Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung (09/01/17). (SUAKA/ Nizar Al-Fadhillah)

SUAKAONLINE.COM – Senin itu, ada pemandangan berbeda di MTs Sukasari. Para siswa yang biasa belajar di kelas dengan gurunya, hari itu mereka belajar bersama kaka – kaka mahasiswa dari UIN SGD Bandung. Meski sedikit terheran – heran, ketika kaka mahasiswa mulai berbicara layaknya seorang guru, mereka pun mengikuti pelajaran dengan antusias dan seksama dengan diselipi tawa dan canda.

Adalah mahasiswa UIN SGD Bandung yang terhimpun dalam komunitas Ranca (Rencana Aksi Cerdas) yang sedang melakukan pengabdian ke Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung, Senin (09/01/17), dimana salah satu rangkaian acaranya adalah mengajar di MTs Sukasari.

Jika pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa biasanya untuk memenuhi kewajiban tugas Kuliah kerja Nyata (KKN) untuk kepentingan akademik, komunitas Ranca melakukan pengabdian ini dengan inisiatif sendiri.

Menurut Ketua Pelaksana, Muhammad Apip Hidayat, pengabdian ini adalah salah satu cara untuk mewujudkan visi komunitasnya yaitu mewujudkan mahasiswa islam berakhlakul karimah yang mempunyai tanggung jawab sosial. “Dan dengan pengabdian seperti ini adalah cara kami mewujudkanya,” ungkap mahasiswa asal Garut tersebut.

Selain mengajar di MTs Sukasari, rangkaian acara lainya yang dilakukan komunitas ini di Desa Cibeureum adalah melaksanakan pentas seni di MTs Sukasari, mengajar mengaji anak – anak kecil di lingkungan sekitar, penyuluhan narkoba dan pola asuh anak terhadap para orang tua dan membuat barang daur ulang yang akan berguna bagi masyarakat. Acara ini berlangsung selama 10 hari terhitung 7 sampai 17 Januari 2017.

Baca juga:  Masa Kontrak Pengadaan Almamater Berakhir 10 November

Kegiatan ini pun di sambut baik oleh warga sekitar, salah satunya adalah Kepala Sekolah MTs Sukasari, Ahmad Fathoni. Menurutnya, ini adalah inisiatif yang baik dan merupakan langkah yang bagus bagi mahasiswa untuk melakukan pembiasaan untuk terjun ke dalam masyarakat secara langsung.

Dalam acara yang bertajuk Nyiptakeun Kahadean Tur Ngabdi Babareungan, Ranca juga mengundang mahasiswa – mahasiswa lainya yang ingin turut berpartisipasi menjadi relawan untuk ikut mengabdi, salah satunya adalah Rifky Abdul Aziz. Menurut Mahasiswa jurusan Sosiologi ini, acara ini adalah tempat yang tepat untuk dia mencari pengalaman serta beredukasi langsung kemasyarakat.

Lahirnya komunitas ini karena keresahan Apip dan teman – temanya bahwa ada banyak organisasi yang membawa nama – nama islam, namun dalam praktiknya, tak mencirikan unsur islam sedikipun. Berangkat dari situ, Apip dan kawan – kawan pun mendirikan komunitas ini yang seuluruh kegiatanya selalu bernafaskan islam.

 

Reporter : Nizar Al-Fadhilah

Redaktur : Dadan M. Ridwan

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas