Lintas Kampus

Tips Menjual Rumah Cicilan

Memiliki rumah memang suatu hal yang menyenangkan, hal itu merupakan suatu hal yang diidam-idamkan oleh kebanyakan orang pada umumnya sebab rumah memiliki banyak manfaat sebagai tempat untuk beristirahat setelah seharian beraktifitas di luar rumah atau juga beraktifitas bersama anggota keluarga. Akan tetapi kadang ada saat di mana orang harus dihadapkan dengan posisi yang sulit yang dengan ‘terpaksa’ harus menjual rumah kesayangannya. Seperti rumah warisan yang harus dibagi dalam bentuk uang, pindah lokasi kerja atau juga kepentingan urgent  yang lainnya yang tidak ada kata lain Kecuali menjualnya. Berat terasa memang namun ketika tidak ada pilihan lain selain menjualnya hal itu tentunya harus juga dipersiapkan untuk bagaimana kemudian cara menjual rumah tersebut agar cepat laku tentunya.

Jikalau rumahnya merupakan rumah yang sudah lunas bukan cicilan tentunya akan biasa saja proses menjualnya namun beda cerita jika rumah yang akan dijualnya masih ada cicilan yang belum lunas yang biasanya surat kepemilikan rumah ditahan oleh pihak pemberi hutang sebagai barang jaminan. Maka tentunya sebagai pemilik serta peminjam Anda yang harus menjual rumah tersebut. Lalu melunasi sisa kewajiban hutang yang masih ada. Langkah-langkah menjual rumah yang masih ada cicilannya adalah sebagai berikut :

  • Melunasi cicilan yang tersisa

Saat akan menjual rumah, sertifikat hak milik merupakan salah satu syarat dokumen penting yang harus ada pada saat transaksi jual beli rumah. Namun akan sedikit berbeda ceritanya apabila sertifikat rumah tersebut masih tertahan sebagai barang jaminan. Biasanya sertifikat tersebut tentunya harus ditebus dahulu agar dapat dilampirkan pada saat transaksi jual beli rumah minimalis, Setelah sisa kewajiban dilunasi maka sertifikat hak milik akan langsung diserahkan kepada Anda sebagai pemiliknya, maka setelah itu barulah Anda dapat melampirkan sertifikat rumah kepada calon pembeli.

Itulah cara yang dapat dilakukan apabila hendak menjual rumah dimana sertifikat tanah dan rumah masih tertahan oleh pihak ketiga, semoga tulisan ini bermanfaat bagi pembaca.

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas