Lintas Kampus

Earth Hour Bandung Peduli Sampah Elektronik

Foto bersama Volunteer Earth Hour Bandung 2016-2017, dalam kegiatan memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada tanggal 21 Februari. Kali ini, Earth Hour Bandung mengusung permasalahan sampah elektronik (e-Waste) dikalangan masyarakat. Kegiatan ini diadakan di Car Free Day (CFD) Dago, Minggu (19/2/2017). Dengan tagline #IniAksiKu Earth Hour Bandung mencoba mengajak masyarakat untuk lebih peduli akan lingkungan, terutama sampah elektronik yang dapat merusak lingkungan. (Nunung Nurhayati/ SUAKA).

SUAKAONLINE.COM – Komunitas Earth Hour Bandung, memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada tanggal 21 februari, di Car Free Day (CFD) Dago, Bandung, Minggu (19/2/2017). Komunitas yang berfokus pada energi ini mengusung permasalahan sampah elektronik (e-Waste) dalam memperingati HPSN kali ini, yang berkolaborasi dengan e-Waste Rafa Jafar (e-WasteRJ), yang merupakan inisiator pertama pengolahan sampah elektronik di Indonesia.

E-WasteRJ ini ditemukan oleh seorang siswa SMP di DKI Jakarta, Rafa Jafar, yang kemudian menjadi salah satu duta Earth Hour Bandung tahun ini. Dalam peringatan kali ini, Earth Hour Bandung mencoba lebih mengenalkan sampah elektronik. “Sekarang kan masyarakat hanya mengenal jenis sampah biasa. Ya paling organik dan anorganik sedangkan sampah elektronik ini sampah yang dekat dengan kehidupan masyarakat dan berbahaya,” ujar Koordinator Earth Hour Bandung, Dwi Widya, minggu (19/2/2017).

Saat kampanye berlangsung, Earth Hour Bandung menyediakan dropbox untuk masyarakat yang ingin membuang sampah elektroniknya. “Jadi, masyarakat yang ke CFD bukan hanya sekedar olahraga saja, tapi mereka juga ikut menyumbangkan sampah elektroniknya di dropbox,” jelas Dwi. Informasi mengenai hal tersebut sudah dipublikasikan melalui media sosial milik Earth Hour Bandung. Apreasiasi Earth Hour Bandung terhadap masyarakat yang menyumbangkan sampah elektronik adalah dengan memberikan berbagai macam hadiah yang disponsori oleh baGoes dari Greenaration Foundation.

Baca juga:  Kritik Toleransi yang Intoleran

Sampah elektronik yang sudah terkumpul di dropbox ini, nantinya akan dikirimkan ke kantor e-WasteRJ yang berlokasi di DKI Jakarta. Salah satu anggota dari e-WasteRJ, Solia mengatakan bahwa sampah-sampah elektronik yang terkumpul nantinya akan disalurkan ke salahsatu perusahaan pengolah sampah elektronik di Indonesia yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. “Dikirim ke Tes Amm yang menjadi partner company kami. Perusahaan yang khusus mengolah sampah elektronik,” jelas Solia.

Dalam kegiatan ini juga, Earth Hour Bandung mengadakan zumba, flashmob, longmarch campaign e-Waste, talkshow mengenai e-Waste, workshop pembuatan tas kain dari kaos bekas, dan workshop pengolahan sampah kertas. Berkolaboraksi dengan Zumba Zin Joe Gosepa, U-Green ITB, Greenaration Foundation, dan Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan ITENAS dan UNISBA.

Kegiatan ini pun dimeriahkan oleh duta-duta Earth Hour Bandung. Mojang Jajaka Jawa Barat, Teman Sebangku Band, dan Sogi extravaganza. Selain itu juga, terdapat penampilan akustik dari SMAN 26 Bandung dan ditutup oleh penampilan teman sebangku yang membawakan 3 lagu andalannya.

 

Reporter : Nunung Nurhayati

Redaktur : Hasna Salma

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas