Kampusiana

Taekwondo UIN Bandung Raih Empat Medali Emas

Peraih pertama medali emas, M. Syauqi Nawawi dari unit Taekwondo UIN Bandung pada malam penutupan pertama turnamen Taekwondo antar unit se-Jawa Barat Intitut Taekwondo Nusantara (ITN) 2017. Di Gor Padjajaran, Sabtu (18/2/2017). (Yuliawati /Magang)

Peraih pertama medali emas, M. Syauqi Nawawi dari unit Taekwondo UIN Bandung pada malam penutupan pertama turnamen Taekwondo antar unit se-Jawa Barat Intitut Taekwondo Nusantara (ITN) 2017. Di Gor Padjajaran, Sabtu (18/2/2017). (Yuliawati /Magang)


SUAKAONLINE.COM
– Unit Kegiatan Kampus (UKM) Taekwondo UIN SGD Bandung mengikuti turnamen Taekwondo antar Unit se-Jawa Barat yang diadakan oleh Institut Taekwondo Nusantara (ITN), di Gor Padjajaran. Turnamen ini berlangsung dua hari, Sabtu dan Minggu, (18-19/2/2017).

Taekwondo UIN SGD Bandung menurunkan 17 atletnya dan 4 atlet berhasil meraih medali emas sekaligus, yaitu M. Syauqi Nawawi, Firda Fauziyah, M. Lukman Abdul Hakim, dan Qaysh Abdillah. 7 medali perak dan 4 medali perunggu. “Alhamdulillah 4 emas tidak disangka-sangka. Ini juga berkat usaha, kerja keras, dan kedisiplinan mereka. Doa sih yang pasti,” ujar salah satu pelatih Taekwondo UIN Bandung, Feri saat ditemui di Gor Padjajaran, Minggu (19/2/2017).

Anak dari pendiri Taekwondo UIN SGD Bandung ini pun melanjutkan, motivasi yang pelatih tanamkan kepada para atlet benar-benar diterapkan dalam diri mereka. Feri mengatakan bahwa dia menanamkan sugesti positif, yaitu juara hanya peringkat yang terpenting berikan permainan yang terbaik.

Dalam meraih kemenangannya, para atlet menggunakan strateginya masing-masing. Seperti peraih emas, Syauqi memainkan emosi lawannya agar membuyarkan konsentrasi. Mahasiswa Pendidikan Biologi ini hampir menyerah karena poinnya berbeda tipis, tapi hasil akhirnya pun 21-18. Berbeda dengan Syauqi, Lukman justru memenangkan emas dengan hasil poin 15-3. Sementara Firda, atlet perempuan satu-satunya yang mendapat emas, yang memang menargetkan emas dari awal tidak memberikan ruang kepada lawan hingga hasil akhir poinnya 12-0.

Padahal pekan lalu, Ketua Umum Taekwondo UIN SGD Bandung, Iqbal Awaludin mengatakan bahwa dia tidak menargetkan emas pada kejuaraan kali ini karena masih banyak anggota baru. “Pertama biar mereka mengenal dulu gimana tanding Kyorugi dan Poomse, kalo mereka cocok pasti ketagihan, kedua saya ingin mereka minimal dapet medali, kalo untuk emas saya tidak menargetkan, karena emas itu bonus dari proses latihan kita, ketiga saya pengen, setelah mereka dapet medali, mereka bisa mengajukan beasiswa, minimal ke fakultas dari sertifikat yang mereka punya,” ungkapnya.

Baca juga:  Zulfa Hendri: Peluang UIN Bandung dalam Financial Market

Iqbal berharap, dengan 4 emas yang di raih, membuat Taekwondo UIN Bandung semakin lebih dikenal oleh unit lain terutama pihak kampus sendiri. Banyak atlet Taekwondo yang berpestasi dan membawa nama baik UIN SGD Bandung.

Pendiri Taekwondo UIN Bandung, Agus Saptono mengungkapkan rasa bersyukurnya. “Alhamdulillah anak-anak tidak ada yang setengah-setengah dalam latihan. Emas memang bukan tujuan utama, yang penting keseriusannya dalam berlatih. Ini juga jadi program kita, dan kebetulan kita akan mengadakan turnamen bulan depan, semoga kita sukses menjadi tuan rumah, sukses pula berprestasi,” pungkasnya.

Reporter : Yuliawati /Magang
Redaktur : Dadan M. Ridwan

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas