Kampusiana

SK Belum Turun, Program Kerja SMF Psikologi Tertunda

[Suakaonline]-Senat Mahasiswa Fakultas (SMF) Psikologi UIN SGD Bandung periode 2013/2014, sampai saat ini masih terus menunggu turunnya Surat Keputusan (SK) pelantikan pengurus dari Dekan Fakultas Psikologi.


Belum turunnya SK ini sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan berbagai program kerja yang telah disusun oleh SMF Psikologi. “Kami tidak dapat melaksanakan program kerja dengan efektif disebabkan SK dari dekan belum turun,” ucap ketua SMF Psikologi Rendy Oktapian, Rabu (12/02).

 

Hal tersebut disebabkan masalah pada saat Musyawarah Himpunana Mahasiswa (Muhima) yang telah dilaksankan pada 15-16 Desember 2013 lalu. Menurut Rendy, pihak fakultas seperti mempersulit turunnya SK dekan, padahal masalah pada saat Muhima telah selesai.

 

“Masalahnya itu kan ada dua, pertama saya dianggap memanipulasi nilai dan kedua membohongi dosen, semuanya udah clear,” ujarnya.

 

Sementara Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Fakultas Psikologi, Ano Sutrisno menuturkan, masalah Rendy sebagai ketua terpilih itu pada saat proses pendaftaran bakal calon ketua tidak sesuai aturan.

 

“Persyaratan itu harusnya dikumpulkan pukul 16.00 WIB, tapi dia mengumpulkannya malam hari. Kemudian masalah nilai, apakah nilai B bisa diperbaiki? Yang bisa itu kan nilai C dan D dengan terlebih dahulu meminta persetujuan Wakil Dekan I,” ucapnya di Ruang TU, Kamis (13/02).

 

Menurutnya, prosedur turunnya SK yaitu panitia memberikan laporan kepada Wadek III kemudian Wadek III melaporkan kepada Dekan, lalu dari Dekan kembali lagi ke Wadek III.

 

“Turunnya SK ada prosedur tertentu yang harus dilalui, sekarang masih dalam proses, untuk waktu turunnya tidak bisa diperkirakan, karena masalahnya juga belum sepenuhnya selesai. Tergantung mahasiswanya saja (Rendy) dalam menyelesaikan masalahnya,” ujarnya.

 

Ano juga menambahkan, masalah ini perlu penyelasaian secepat mungkin agar tidak berlarut-larut dan harus melibatkan semua calon ketua SMF pada Muhima lalu. “Saling menyalahkan bukanlah solusi, segera selesaikan masalahnya, juga dengan melibatkan semua calon. Nanti, kalau sudah selesai lapor ke pimpinan,” ujarnya.


Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas