Kampusiana

MKS Samakan Persepsi Melalui Sosialisasi

Sekretaris Jurusan MKS, Dadang Husein Sobana (kiri), Sekretaris LPM UIN SGD Bandung, Karman (kanan)dalam sosialisasi hasil akreditasi jurusan MKS di Aula LPM UIN SGD Bandung, Kamis (2/3/2017) . Ia mensosialisasikan aspek-aspek yang menjadi penilaian Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dalam reakreditasi prodi MKS, dengan sosialiasi ini diharapkan mahasiwa tetap menjaga kiprah yang sudah ada bahkan lebih meningkatkannya lagi agar dapat mempertahankan akreditasi A tersebut. (Elsa Yulandri/ Magang).

SUAKAONLINE.COM- Jurusan Manajemen Keuangan Syariah (MKS) Fakultas Syariah dan Hukum menggelar sosialisasi hasil akreditasi MKS, di Aula Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Gedung Aljamiah Lantai 6, Kamis (2/3/2017). Dengan mengusung tema ‘Memperkuat Mutu Kelembagaan Menuju Prospek Alumni yang Lebih Maju’, sosialisasi ini diberikan oleh Sekretaris Jurusan MKS, Dadan Husein Sobana dan Sekretaris LPM UIN SGD Bandung, Karman.

Sosialisasi yang diikuti  oleh perwakilan delegasi mahasiswa MKS dari semester dua hingga enam ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa khususnya mahasiswa MKS, tentang aspek apa saja yang menjadi penilaian dalam pencapaian tersebut. Selain itu juga untuk menyamakan persepsi, bahwa  ditingkat mahasiswa tidak semua mahasiswa paham mengenai akreditasi dan pentingnya akreditasi di dunia kerja. Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jurusan MKS, Dadang Husein Sobana.

“Mempertahankan itu jauh lebih sulit daripada merebut. Makanya kami adakan sosialisasi ini,  Supaya mahasiswa aktif itu ikut mengawal dengan berbagai aktifitas mereka. Takutnya mahasiwa itu terlena dengan pencapaian yang ada. Kita berharap alumni-alumni selanjutnya bisa lebih baik lagi dari alumni sebelumnya. Dan yang semester bawah seperti dua dan empat bisa lebih meningkatkan prestasinya baik bidang akademik maupun non akademik,” ujar Dadang, Kamis (2/32017).

Baca juga:  Media Sosial, Sumber Kekuatan Media

Ia juga mnambahkan bahwa, terdapat tujuh aspek yang menjadi penilaian oleh BAN-PT hingga prodi MKS bisa meraih skor 372. Aspek tersebut ialah Visi Misi MKS, yang mana Visinya yaitu ‘Menjadi Program Studi Unggul dan Kompetitif di Bidang Manajemen Keuangan Syariah Berbasis Wahyu Pemandu Ilmu dalam Bingkai Akhlakul Karimah di ASEAN tahun 2025’. Selanjutnya mengenai tata pamong, yaitu tata kerja jurusan, fakultas, sampai universitas yang baik.

Kemudian aspek ketiga sekaligus aspek yang menjadi bobot penilaian terbesar yaitu mahasiswa dan alumni. Ia juga menyebutkan, menurut data rektorat prodi MKS merupakan prodi dengan peminat terbanyak dan paling kompetitif di UIN SGD Bandung. Keempat Aspek Sumber Daya Manusianya yang unggul baik dosen maupun staf yang ada. Kelima Kurikulum yang mumpuni dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Keenam Pembiayaan yang standar sehingga mengeluarkan output yang memuaskan bagi mahasiswa. Dan terakhir aspek pengabdian kepada masyarakat.

Sekretaris Lembaga Penjamin Mutu (LPM), Karman dalam sambutannya mengatakan bahwa Jurusan MKS ini sangat luar biasa karena mampu mencapai akreditasi dari C langsung ke A, sejauh ini baru satu-satunya di UIN SGD Bandung. Ia juga menambahkan bahwa signifikan sekali peran akreditasi ini baik bagi mahasiswa, bagi dosen, maupun universitas itu sendiri.

“Bagi Mahasiswa, akreditasi itu merupakan penentu masa depan mereka dalam dunia kerja, jika nanti mereka melamar kerja untuk seleksi administrasi itu mereka sudah lulus. Sedangkan untuk universitas itu setiap prodi yang meraih akreditasi A maka itu akan menaikan peringkat , kalau akreditasi prodinya bagus maka akan berpengaruh pada akreditasi universitas,” ujarnya.  Ia juga menambahkan untuk dosen akan ada profesi tambahan yaitu sebagai asesor, dengan syarat memiliki homebase jurusan A dan lulus S2.

Baca juga:  Menanggulangi Hoax Dengan Jurnalisme Data

Karman juga menyampaikan harapannya untuk prodi MKS, agar semakin maju dan menjadi pendorong bagi jurusan lain untuk menaikan akreditasinya. Namun harapan yang paling pokok ialah menyesesuaikan antara nilai dan kualitas. Karman juga menginginkan akreditasi A yang diraih itu adalah A yang substantif tidak formalitas di atas kertas semata.

 

Reporter : Elsa Yulandri/ Magang

Redaktur : Hasna Salma

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas