Lintas Kampus

Mengenal Indonesia Melalui Sepak Bola

Andi Bachtiar Yusuf (kiri) dan Antony Sutton (kanan) sedang membuka acara bedah buku yang berjudul ‘Sepak Bola The Indonesia Way Of Life’ yang berlangsung di Gedung landmark Jalan Braga, Sabtu (4/3/2017). Dalam acara ini Antony Sutton Menceritakan banyak pengalaman tentang dunia Sepakbolanya dan ia mengatakan bahwa Sepak bola indonesia masih suci. (Rafi Fachmi/ Magang).

SUAKAONLINE.COM – Siang itu Buku Sepakbola The Indonesia Way Of Life karya Antony Sutton diulas dalam acara bedah buku yang diselenggarakan oleh Ikatan Penerbit Buku dengan dukungan Pemerintah Kota Bandung di Gedung Landmark Jalan Braga Bota Bandung, Sabtu  (4/3/2017). Dalam kesempatan tersebut, ia menceritakan pengalamanya tentang sepak bola Indonesia dimulai dari supporter, klub dan kultur sepakbola indonesianya sendiri.

Antony sendiri berkata bahwa sepak bola Indonesia masih suci, dengan pengalamannya menonton pertandingan liga Indonesia sepanjang 15 tahun tinggal di Indonesia. Tidak hanya Indonesia super league, divisi utama dan liga nusantara pun ia tonton dan ikuti.

Menurutnya Indonesia merupakan salah satu kultur budaya sepakbola terbaik di Asia Tenggara dan banyak dunia memberitakan bahwa Indonesia penuh dengan kekerasan dan gempa bumi, sehingga tidak banyak yang tahu tentang sepak bola di Indonesia. “Saya ingin mengekspos Indonesia lebih dalam kepada dunia bahwa di Indonesia itu ada kultur sepakbola yang kuat bukan hanya tentang bencana alam dan kekerasan saja,” ungkapnya dalam bahasa inggris, yang diterjemahkan oleh moderator.

Pertama menginjakkan kakinya di Bandung, Anthony sama seperti turis dan pengunjung pada umumnya dengan melihat Bandung lebih terkenal dengan fashion dan kulinernya. Tapi Anthony melihat ada hal lain tentang dunia sepak bola di Kota Bandung, ia melihat Bandung lebih  fanatik terhadap sepakbola seperti halnya di Inggris. Maka iapun mulai mencari informasi tentang sepak bola di Bandung dan munculah buku itu. Terdapat dua bab didalamnya yang mengulas tentang persib, bobotoh dan bandung.

Baca juga:  Rakyat Kebon Jeruk Kembali Tolak Intimidasi

Karena banyaknya minat pembaca tentang sepakbola Indonesia dengan terbatasnya karya mengenai sepak bola Indonesia, buku ini memiliki banyak peminat dengan total penjualan awal 1500 cetakan habis dalam waktu satu minggu di awal tahun 2017 dengan cara pre-order melalui media sosial. “Untuk proyek selanjutnya saya sendiri masih akan menulis tentang sepakbola Indonesia tapi dalam sisi yang berbeda,” tambahnya.

Salah satu pengunjung, Ari yang berasal dari Bandung, mengapresiasi buku sepakbola karya Antony Sutton dan acara bedah buku ini karena dengan adanya kegitan tersebut dapat menambah wawasan tentang sepak bola Indonesia dan dapat memajukan sepak bola Indonesia.

 

Reporter : Rafi Fachmi/ Magang

Redaktur : Hasna Salma

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas