Kampusiana

Dosen S1 Dalam Proses Pengadministrasian

Dosen berpendidikan S2, Sirojudin sedang mengajar mata kuliah tafsir di kelas 2 A Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI). Saat ini Dosen berpendidikan S1 dilarang mengajar sesuai dengan UU No.14 tahun 2005. Senin, (13/3/2017). (Nuraeni/ Magang)

SUAKAONLINE.COM – Penerapan Undang-undang No.14 tahun 2005 terkait guru dan dosen di UIN SGD Bandung masih dalam proses penyempurnaan. Berdasarkan data terakhir pada April 2016 dari kepala bagian kepegawaian UIN SGD Bandung jumlah dosen pengajar berpendidikan S1 terdapat 8 orang berasal dari fakultas yang berbeda. Wakil Rektor 1 UIN SGD Bandung, Asep Muhyidin menjelaskan bahwa dosen pengajar berpendidikan S1 ini sedang dalam proses menyelesaikan studi S2.

“Dosen berpendidikan S1 sudah sejak lama diberi motivasi dan dorongan untuk melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi. Dan sekarang mereka sedang dalam proses menyelesaikan pendidikan S2,” ujarnya, Rabu(8/3/2017).

Selain untuk menerapkan aturan pemerintah yang terdapat dalam UU tersebut, menurut Asep juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran, Sumber Daya Manusia (SDM), tenaga pendidik dan meningkatkan kualitas lulusan UIN SGD Bandung. “Jadi ya wajar saja kalau ada standar minimal berpendidikan S2 untuk menjadi dosen,” tambahnya.

Untuk memenuhi kriteria ini, pemerintah sudah memberi tenggang waktu sepuluh tahun. Dari awal ditetapkannya yaitu pada tahun 2005 sampai tahun 2015. Jika belum menyelesaikan S2 maka harus diadministrasikan ke pemerintah untuk pembinaan.

Menurut Asep sejauh ini, pengadministrasian dosen pengajar berpendidikan S1 masih dalam proses menunggu konfirmasi kementrian agama untuk pembinaan.”Mau diadminstrasikan kemananya, belum memang, karena kita masih menunggu, selain itu juga, karena PNS adalah binaan negara, jadi keputusan diberhentikan atau tidaknya itu wewenang negara,” ujarnya.

Dari 814 dosen di UIN SGD Bandung, terdapat 260 orang berpendidikan S3, 546 orang berpendidikan S2 dan 8 orang berpendidikan S1. Dosen pengajar berpendidikan S1 berasal dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi 4 orang, Fakultas Adab dan Humaniora 1 orang, Fakultas Psikologi 2 orang dan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan 1 orang.

Baca juga:  Pemilihan Ketua Sema-U, Musti Kembali Ditunda

 

Reporter : Nuraeni/ Magang

Redaktur : Dadan M. Ridwan

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas