Lintas Kampus

Workshop Metamorfosis Buku Menjadi Film

Asma Nadia saat menjadi pembicara dalam acara workshop metamorfosis buku menjadi film, berupa bedah film Cinta Laki-Laki Biasa karya Asma Nadia di Auditorium Rosada, Balai Kota Bandung, Minggu (26/3/2017). (Yuliawati/ Magang)

 

SUAKAONLINE.COM – Dalam rangkaian Musyawarah Nasional 2017 yang akan dihelat pada bulan September mendatang, Forum Lingkar Pena (FLP) menggelar Festival FLP yang bertajuk ‘Berpadu, Berilmu, Bermutu’. Di Jawa Barat digelar workshop metamorfosis buku menjadi film, berupa bedah film Cinta Laki-Laki Biasa karya Asma Nadia di Auditorium  Rosada, Balai Kota Bandung, Minggu (26/3/2017).

Yang menjadi pembicara pada workshop ini adalah Asisten Sutradara, Guntur Soeharjanto dan Penulis Novel, Asma Nadia. Sebelum membedah, film Cinta Laki-Laki Biasa diputar terlebih dahulu. Acara ini dikemas secara santai dan banyak mempersilahkan penonton untuk bertanya. Banyak penonton yang langsung mengkritik film tersebut.

Ketua Pelaksana, Mahab Adib Abdillah mengatakan tujuan memilih tema tersebut untuk memberdayakan para penulis buku agar mengarahkan karyanya menjadi sebuah film. Terkait pemilihan film, menurut Mahab karena film tersebut merupakan karya terbaru Asma Nadia. “Sebenernya kita mau ngambil Surga Yang Tak di Rindukan 2, tapi karena masih tayang di layar lebar, tidak mungkin kan diputer sama FLP. Jadi kita ngambil yang akhir tahun kemarin, yang udah turun di layar,” ungkapnya.

Asisten Sutradara, Guntur Soeharjanto menjelaskan, bahwa tidak hanya penulis best seller saja yang layak diangkat karyanya menjadi sebuah film, penulis biasa juga bisa asalkan judul buku bisa menarik perhatian dan memikat hati.

Sedangkan Asma Nadia memberikan tips untuk para penulis di Indonesia yang ingin mengangkat karyanya menjadi film. Pertama, hadirilah berbagai gala premier. Kedua, mencari relasi. Ketiga, selalu membawa karya setidaknya dua exemplar untuk dipromosikan jika bertemu dengan sutradara atau produser. “Saya nulis dari zaman 90-an, baru dilirik-lirik sama penerbit terus jadi best seller sekitar tahun 2000-an. Tidak langsung diangkat jadi film atau sinetron kok, semuanya butuh  proses yang sangat panjang,” tuturnya.

Baca juga:  Mahasiswa Peringati Robohnya Fakultas Adab dan Humaniora

Forum Lingkar Pena (FLP) adalah komunitas calon penulis yang didirikan pada tanggal 22 Februari 1997. Terbentuknya FLP ini bertujuan untuk mewadahi ribuan orang yang ingin menjadi seorang penulis untuk mengasah kemampuan menulisnya. Cabang FLP sudah tersebar luas di seluruh provinsi yang ada di Indonesia, bahkan luar negeri dan bekerja sama dengan beberapa penerbit. Foundernya adalah tiga penulis berbakat, yaitu Helvy Tiana Rosa, Asma Nadia, dan Maemun Herawati.

Visi FLP adalah membangun Indonesia cinta membaca dan menulis serta membangun jaringan penulis berkualitas di Indonesia. Sedangkan misinya yaitu menjadi wadah bagi penulis dan calon penulis.

 

Reporter         : Yuliawati/ Magang

Redaktur        : Dadan M. Ridwan

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas