Kampusiana

Catur Siap Pertahankan dan Tambah Prestasi

Agis (kiri) dan Iwan (kanan) sedang melakukan latihan catur di Gazebo depan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Jumat (24/3/2017). Latihan ini bertujuan untuk mengasah skill perwakilan yang akan turun di PIONIR 2017. (Muhamad Emiriza/ Magang)

 

SUAKAONLINE.COM –  Persatuan Catur Mahasiswa (Percama) UIN SGD Bandung akan mengikuti kompetisi cabang Catur di Pekan Ilmiah,  Olahraga, Seni dan Riset (PIONIR) 2017 di UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada bulan April mendatang. PIONIR akan diikuti oleh 53 PTKIN ( perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) se Indonesia dengan beberapa cabang perlombaan.

Percama akan mengirimkan 4 atlet yang sudah disiapkan untuk turun dicabang catur klasik dan catur cepat, yaitu  Dede Nurul Hidayat dari Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah Semester 8, Rizal Baehaki dari Jurusan Administrasi Publik Semester 8, Rizal Kurnia dari Jurusan Manajemen Keuangan Syariah Semester 8 dan Ninda Nurmalasari dari Jurusan Fisika Semester 2.

Ketua Percama, Dede Nurul Hidayat berharap prestasi cabang olahraga catur yang dicapai di PIONIR 2015 dapat terulang, bahkan menjadi lebih baik.  “PIONIR yang kemarin kami mendapatkan 1 emas di catur klasik dan 1 perak di catur cepat, semoga untuk tahun sekarang bisa sapu bersih medali emas, ” tuturnya.

Walaupun sudah mendulang prestasi di PIONIR 2015, tapi Dede merasa pihak kampus kurang memberikan perhatian kepada Percama, karena statusnya yang masih belum terdaftar sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). “Persiapan kami untuk PIONIR dibedakan dengan cabang olahraga lain yang sudah terdaftar sebagai UKM, hal ini terbukti dengan tidak adanya pelatih dan fasilitas untuk persiapan kita di PIONIR,” ungkapnya.

Salah satu perwakilan atlet Catur Percama, Rizal Kurnia mengaku dirinya berlatih lebih intens dari biasanya, karena dirinya di PIONIR lalu telah memperoleh medali perak. “Latihannya jadi tiga kali dalam seminggu dan menitik beratkan pada teori dan analisa,” ujarnya.

Baca juga:  Mengkritisi Penggusuran Lewat Cerita Dhemit

Rencananya Percama akan memberangkatkan lima orang untuk ke Banda Aceh, yaitu satu sebagai official dan empat orang sebagai atlet. Semua biaya operasional perlombaan akan ditanggung oleh pihak kampus sepenuhnya.

 

Reporter : Muhamad Emiriza/ Magang

Redaktur : Dadan M. Ridwan

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas