Kampusiana

KKN Kembali Digelar Agustus 2017

Sejumlah mahasiswa yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2017, berfoto bersama usai mengikuti rangkaian kegiatan KKN di Desa Marguluyu, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (10/3/2017). (dok. Pribadi)

SUAKAONLINE.COM – UIN SGD Bandung menerapkan aturan baru mengenai Kuliah Kerja Nyata (KKN) berbasis Pemberdayaan Masyarakat (Sisdamas) di tahun 2017, yang semula dalam satu tahun perangkatan, menjadi dua kali untuk dua angkatan. Angkatan 13 (2013) dan 14 (2014), yang mana angkatan 13 sudah dilaksanakan di Februari lalu, sedangkan untuk angkatan 14 akan dilaksanakan Agustus mendatang.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN SGD Bandung, Ramdani Wahyu Sururie mengatakan, KKN untuk angkatan 14 yang mulanya diadakan pada februari 2018 dimajukan menjadi tahun ini. Hal ini didasari oleh beberapa hal yang sudah dipertimbangkan, seperti susahnya biaya dikarenakan anggaran negara belum dimulai, bertabrakan dengan kegiatan kuliah, serta sempitnya waktu untuk mahasiswa menulis laporan karena akan mengikuti ujian komprehensif di akhir Maret, yang dikhawatirkan menyebabkan laporan tidak berkulitas karena dikerjakan terburu-buru.

“Kemungkinan untuk angkatan 14 KKN dilaksanakan 1 – 30 agustus 2017, karena pertama, di bulan itu libur. Kedua, anggaran negara sudah ada dan bisa dipakai, mahasiswa pun nanti cari biaya mudah. Ketiga, laporan KKN lebih gampang untuk dikerjakan karena mereka masih kuliah satu semester lagi, jadi jika ada perbaikan bisa langsung diperbaiki,” ujar Ramdani, Rabu (29/3/2017).

Salah satu calon peserta KKN Sisdamas angkatan 14, Jurusan Manajemen Keuangan Syariah, Beni Winata, mengatakan merasa keberatan. Rentang waktu yang terlalu sempit dengan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang akan dilaksanakan setelah Ujian Akhir Semester (UAS), kemungkinan dilaksanakan diakhir Juni hingga Juli. “Masa selesai PKL selang beberapa hari kami langsung lanjut KKN,” ungkapnya

Baca juga:  Warga Kebon Jeruk Kembali Melawan

Meski begitu Beni mengaku akan tetap mengikuti aturan kampus terutama mengenai KKN Sisdamas,  baik itu dipercepat ataupun tidak. “Sebenarnya sama saja, ada bagusnya juga KKN dipercepat, nanti kan semester 8 jadi lebih santai terutama ketika menggarap skripsi.” Tutupnya.

 

Reporter : Harisul Amal/ Magang

Redaktur : Hasna Salma

1 Comment

1 Comment

  1. Ibnu adam

    1 April 2017 at 15:16

    Makasih informasinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas