Galeri

Meski Sudah Direlokasi, PKL Masih Keluhkan Fasilitas

Kantin UIN SGD

[Suakaonline]–Meski sudah direlokasi, Pedagang Kaki Lima (PKL) di UIN SGD Bandung masih mengeluhkan fasilitas yang ada. Seperti masih kurangnya kursi dan meja. Padahal, saat ini adalah ajang promosi kepada mahasiswa tentang kantin baru.

Pada rapat antara Koperasi UIN SGD Bandung dan PKL, pihak Koperasi berjanji akan mendisain kantin senyaman mungkin meski hanya dibangunan sementara, sambil menunggu bangunan baru.

Sekertaris satu Koperasi, Dedi mengkonfirmasi masalah tersebut. “Kalaupun kami menyediakan 1000 kursi, tak akan bisa menampung mahasiswa yang belasan ribu. Kondisi ini kan hanya sementara karena nanti akan direlokasi ke kantin baru yang lebih baik fasilitasnya,” ungkapnya pada Suaka di ruang Koperasi, Kamis (20/2).

Selain itu, Dedi menghimbau PKL untuk bersabar karena masih dalam proses pembangunan kantin baru. Dedi menambahkan, bahwa pihak Koperasi telah membantu mempromosikan para PKL dengan dibebaskan biaya spanduk iklan dan pamplet-pamplet.

Di lain pihak, para PKL meragukan proses pembangunan yang direncanakan selesai dalam dua bulan. “Masa harus nunggu sampai dua bulan dulu, itupun kami kurang yakin. Kami khawatir pelanggan engga nyaman makan di kantin ini, sehingga engga mau makan di kantin ini, karena kekurangan kursi dan meja,” ungkap Vita Surya Ningsih, pedagang nasi goreng, Kamis (20/2).

Keluhan lain dilayangkan oleh Saefulmillah, pedagang cilok. Ia mengeluhkan pembiayaan sewa yang rencananya akan disamaratakan. “Beberapa PKL khususnya PKL yang berjualan kecil-kecilan, mengaku merasa keberatan jika pembiayaan sewa disamakan dengan PKL yang berpenghasilan besar,” ungkapnya.

Menurut Saefulmillah, Harusnya segera diadakan rapat kembali mengenai pembiayaan sewa tempat yang akan mulai berjalan pada senin mendatang. Hal lain yang dikeluhkan olehnya yaitu mengenai pengadaan etalase yang lagi-lagi hanya bisa berharap-harap cemas terelaisasikan atau tidaknya. “kami butuh kepastiaan” pungkasnya.

Hal tersebut juga dirasakan seorang mahasiswi jurusan Humas, Agung Parlindo yang mengaku masih banyak hal yang harus dibenahi dari fasilitasnya. “Bukan hanya PKL, kami pun menunggu kepastiaan kondisi kantin yang memang jauh lebih baik,” katanya.

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas