Kampusiana

Optimisme Peserta Simposium PPI Timur Tengah dan Afrika

(Dok. Pribadi)

SUAKAONLINE.COM – Miftah Farid Kholilullah Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab semester enam, terpilih sebagai perwakilan Indonesia dalam Simposium Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) kawasan Timur Tengah dan Afrika, yang digelar di Madinah, Arab Saudi dan berlangsung selama lima hari, yaitu 3-7 April 2017.

Miftah masih berusaha mengumpulkan dana untuk pemberangkatan dan persiapan selama lima hari di Madinah dan Saudi Arabia. Namun hingga, Rabu (29/3/2017)  Miftah baru menyelesaikan 30 persen dari 100 persen biaya keseluruhan yang harus dikeluarkan.

Dirinya sudah mengajukan proposal ke beberapa instansi seperti Dinas Pendidikan, Gubernur Jawa Barat juga termasuk ke Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Selain itu, ia juga sudah berbicara kepada Rektor dan Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan, dengan harapan pihak universitas bisa membantu meringankan biayanya.

“Pihak universitas hanya mendukung dalam ucapan saja. Mungkin kampus saat ini sedang dalam keadaan genting jadi tidak bisa memberikan bantuan,” ujar Miftah, Rabu (29/3/2017). Namun, Miftah tetap optimis akan pergi ke Madinah meski dengan bantuan dari keluarga, tetangga dan para jamaah yang ada di rumahnya.

“Sebenarnya saya sudah dilarang sama orangtua, tapi saat ini sudah diberi jalan, jadi ketika ibu berkata seperti itu namun Allah berkehendak lain, mungkin saat ini saya disuruh untuk pergi ke Baitullah, alhamdulillah dengan cara apapun yang penting halal. Karena disamping itu juga ketika melihat harga umrah sangat tinggi sekitar 25 juta, tapi saya ditawarkan dengan harga 13 juta,” tambahnya.

Rencananya, Miftah akan bertukar pikiran dan memberi gagasan bersama kurang lebih 300 mahasiswa yang merupakan delegasi PPI dari berbagai negara yang berada di Timur Tengah dan Afrika. Menurutnya, disana akan kembali dikelompokkan menjadi beberapa komisi, diantaranya pendidikan dan kebudayaan, ekonomi, agama, juga politik dan hukum. Selain itu, dirinya juga akan melaksanakan ibadah umrah disana.

Baca juga:  Dema-F Psikologi Gelar Seminar Psychopreneur

Ia juga menambahkan bahwa, akan memilih materi mengenai pendidikan dan kebudayaan, juga mengenai keagamaan. Sehingga, ia sudah mempersiapkan materi mengenai bagaimana pendidikan dan konteks agama di Indonesia saat ini.

Perhelatan akbar ini turut menghadirkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia periode 2009-2014, Mohammad Nuh, Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin, Panglima Jendral TNI, Gatot Nurmantyo, Penasehat KPK, Mahfud MD, Rektor UI periode 2007-2012, Gumilar Somantri, Jaksa Agung, Muhammad Prasetyo dan Guru Besar Fiqh Siyasah UIN Syarif Hidayatullah, Masykuri Abdillah.

Terakhir, Miftah berharap agar pihak kampus mewadahi mahasiswa yang mempunyai potensi dan yang ingin mengembangkan minat dan bakatnya. “Ketika mahasiswa diberi wadah akan memberi dampak yang sangat signifikan juga bagi kampus, dengan prestasi dan mengikuti berbagai kegiatan di luar,” pungkasnya.

 

Reporter : Puji Fauziah

Redaktur : Hasna Salma

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas