Kampusiana

Dedi Mulyadi Terima Kunjungan Mahasiswa UIN Bandung

Mahasiswa Jurnalistik UIN SGD Bandung melakukan foto bersama Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi di Kantor Sekertariat Daerah Purwakarta (Setda) di Jl. Gandanegara No. 25 Kabupaten Purwakarta, Selasa (4/4/2017). (Asep Aang Hidayat/ Magang)

SUAKAONLINE.COM – 42 Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Jurnalistik  UIN Bandung mengunjungi kantor Sekertariat Daerah (Setda) Kabupaten Purwakarta, Jl. Gandanegara No. 25 dalam rangka melengkapi tugas mata kuliah Sistem Politik Indonesia, Selasa (4/4/2017).

Ketika rombongan sampai di komplek Setda Purwakarta, langsung disuguhkan dengan bangunan pemerintahan yang berarsitektur sunda dan gemercik suara air mancur disekitaranya. Serta semua pegawai pemerintahan yang memakai pakaian khas sunda.

Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi menerima langsung rombongan dari Jurusan Jurnalistik UIN SGD Bandung. Ia mengatakan tidak hanya wartawan yang dapat menginformasikan kejadian, masyarakat biasa pun bisa. “Kita sendiri bisa jadi wartawan. Saya juga wartawan, setiap hari memposting hal-hal yang dianggap penting di facebook saya,  yang followersnya sudah tujuh jutaan, jadi saya bisa menginformasikan pada semua orang,” ucap ia dengan tertawa.

Ia berpesan tentang pentingnya menjaga nilai-nilai kebudayaan, karena itu adalah identitas sebuah bangsa. Menurutnya bangsa Indonesia tidak bisa maju dalam hal budaya karena tidak percaya diri dengan budaya yang dimiliki. “Lihat orang Cina, orang China saja bicaranya bahasa Cina, tulisan nya tulisan Cina, makanan nya makanan Cina. Lah Kita orang Sunda yang baru tiga bulan saja tinggal di Jakarta sudah berlaga pake bahasa indonesia ketiga dia pulang kampung,” ujar Dedi.

Dedi menyampaikan bahwa semenjak banyak pemberitaan negatif tentang dirinya, Purwakarta banyak dikunjungi wisatawan dari dalam dan luar negeri karena budaya sunda yang diusungnya. Sehingga menjadi pemasukan bagi daerahnya.

Baca juga:  Wizz_shop Solusi Belanja Murah, Mudah dan Ramah

Mahasiswa Jurnalistik UIN SGD Bandung, juga sebagai koordinator, Aunur Rahman mengatakan baru melihat sosok seorang pemimpin yang unik dan tidak ada jarak antara pemimpin dan rakyatnya. “Beliau ini sangat eksentrik, selain penyampaian yang sangat kena, dalam berorasi juga seperti Stand Up Comedy,” ujarnya.

 

Reporter : Asep Aang Hidayat/ Magang

Redaktur : Dadan M. Ridwan

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas