Kampusiana

Taksi Online Dilarang Masuk, Pengemudi : Tidak Masalah

Tanda larangan taksi online memasuki area kampus di UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Kamis (13/4/2017). Aturan ini dibuat karena para pengemudi taksi online tidak tertib saat parkir yang mengganggu lalu lintas di kampus. (Asep Aang Hidayat/ Magang)

 

SUAKAONLINE.COM – Larangan masuknya taksi online ke area kampus UIN SGD Bandung terpampang di gerbang masuk utama. Larangan tersebut karena pengemudi taksi online sering kali parkir sembarangan dan mengganggu arus lalu lintas di kampus.

Dengan adanya pelarangan ini pengemudi taksi online, Ryan tidak mempermasalahkan karena mahasiswa juga mengetahui aturan ini. “Buat saya tidak masalah jika taksi online dilarang masuk area kampus, karena mahasiswanya juga  bersedia keluar area kampus untuk menunggu jemputan,” ujarnya saat menunggu penumpang di depan kampus UIN SDG Bandung, Kamis (13/4/2017).

Komandan Regu Satuan Keamanan (Satpam) UIN SGD Bandung, Hendra Hermawan (32) mengatakan bahwa larangan ini karena anggota Satpam merasa geram dengan taksi online yang tidak tertib saat menaik-turunkan penumpang di area kampus. “Karena suka berbenturan dengan kendaraan (karyawan & dosen –red) yang keluar masuk, ditambah dengan adanya taksi online jadi tidak tertib dan mengganggu arus lalu lintas,” ujarnya.

Menurutnya taksi online sering kali menunggu penumpang dan parkir di area gedung Rektorat, sehingga menghalangi mobil Rektor dan pejabat kampus yang akan masuk. Sehingga  aturan ini dibuat agar tidak mengulang kejadian serupa. Ia juga menghimbau mahasiswa pengguna taksi online untuk menunggu di area luar kampus.

Mahasiswa yang juga pengguna jasa taksi online, Arifin Tanjung menilai larangan ini adalah hal yang wajar, karena membuat lalu lintas di kampus menjadi tidak tertib. “Wajar saja aturan ini dibuat, selama ini kan taksi online suka masuk kampus dan bikin macet,” ujarnya.

Baca juga:  Dan Satriana : Keterbukaan Informasi Hak Setiap Orang

Reporter : Asep Aang Hidayat/ Magang

Redaktur : Dadan M. Ridwan

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas