Kampusiana

Seni Tradisional Tutup Milad Mahapeka Ke-33

Band dari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI), Sukat, membawakan lagu Freedom dalam penutupan Milad Mahapeka ke-33 yang digelar di Aula Anwar Musaddad, Jumat, (28/4/2017). (Andis Andriawan/ Magang)

 

SUAKAONLINE.COM – Mahapeka menutup puncak acara Milad dengan menampilkan kesenian tradisional serta band dari mahasiswa. Penampilan band  yang berasal dari beberapa kampus di Bandung seperti Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI)  tersebut digelar di Aula Anwar Musaddad, Jumat, (28/4/2017). Band dari ISBI, Sukat, menjadi penampilan awal dalam peringatan Milad ke – 33 tersebut.

Penampilan kesenian tradisional dari Jagad Kelana menunjukan beberapa pertunjukan seperti, sinden, tari kuda serta aksi bela diri. Aksi bela diri menampilkan seseorang yang mencoba melawan dari serangan musuh dengan jurus yang dimilikinya. Puncak acara yang ditutup pukul 8 malam tadi berlangsung meriah dengan kehadiran beberapa alumni.

Selain penampilan band  dan kesenian tradisional, donor darah menjadi salah satu rangakaian acara pelaksanaan di hari terakhir penyelenggaraan Milad. Dalam aksi kemanusiaan tersebut sebanyak 30 orang menyumbangkan darahnya. Hasil dari sumbangan tersebut nantinya akan disalurkan ke Rumah Sakit yang membutuhkan melalui PMI.

Puncak penutupan Milad tersebut diikuti oleh beberapa gabungan tiga Mahapeka yang berasal dari IAIN Cirebon, UIN Serang, serta UIN Bandung. Menurut pengurus Mahapeka, Supriatna, mengatakan sebelumnya gabungan Mahapeka tersebut mengadakan latihan gabungan yang diadakan di Gunung Manglayang. “Sebelum acara penutupan ini sendiri, kita sempat mengadakan latihan gabungan dari tiga Mahapeka,” ujarnya.

Berbeda dengan Milad tahun – tahun sebelumnya dengan khitanan masal serta wayang kulit. Tahun ini Mahapeka hanya mengadakan penampilan band dan kesenian tradisional. Namun rencananya di Milad yang akan datang, Mahapeka akan lebih memeriahkan acara yang diselenggarakan setiap tahun.

Baca juga:  Mapping, Proses Adaptasi Maba Saintek

Ia berharap setelah penutupan Milad ini Mahapeka lebih maju lagi dan semakin sukses dalam menyelenggarakan segala kegiatan kedepannya. Ia juga menambahkan agar seluruh masyarakat UIN SGD Bandung terutama mahasiswa lebih respon dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

 

Reporter : Andis Andriawan/ Magang

Redaktur : Dadan M. Ridwan

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas