Kampusiana

Ngabuburit Timbulkan Kemacetan

Kemacetan terjadi di depan Kampus UIN SGD Bandung, Jumat (2/6/2017). Kemacetan tersebut terjadi karena aktifitas ngabuburit yang rutin dilakukan setiap bulan ramadhan, sejak pukul tiga hingga menjelang berbuka puasa. (Muhamad Emiriza/ SUAKA).

SUAKAONLINE.COM – Setiap Ramadhan tiba, kampus UIN SGD Bandung selalu dibanjiri pedagang yang menjajakan takjil untuk berbuka puasa. Berlokasi di bahu jalan tepat didepan kampus hijau ini, sejak pukul tiga sore para pedagang sudah mulai beraktifitas dengan menjajakan barang dagangannya.

Kondisi ini tentunya cukup menimbulkan kemacetan, saat menjelang berbuka puasa. Hal ini disebabkan oleh pedagang yang berjualan di bahu jalan, banyaknya pembeli yang berlalu lalang, serta pengendara yang berhenti seenaknya untuk sekedar membeli takjil sambil melintas.

Kemacetan yang berlangsung hingga menjelang berbuka puasa ini, membuat Satuan pengamanan (Satpam) yang bertugas didepan gerbang kewalahan. Seperti yang diungkapkan Agus Said, saat sedang mengatur kondisi lalu lintas sore itu.

Ia mengaku sangat disibukkan dengan mengatur lalu lintas pada sore hari, ditambah ia juga harus membantu pejalan kaki yang akan melintasi jalan supaya tidak tertabrak. “Lumayan rame disini tiap sore hari, tapi saya bertugas gantian jadi tidak terlalu capek,”ujarnya saat ditemui di pos satpam UIN SGD Bandung, Jumat (2/6/2017)

Bahkan menurut Agus, sempat ada seorang anak kecil yang tertabrak karena kurang pengawasan orang tuanya saat sibuk membeli takjil. “Jalannya terlalu tengah jadi tertabrak motor, Ibunya lagi sibuk beli makanan. Tapi lukanya gaparah cuma lecet lecet aja,” tambahnya.

Kemacetan ini, sedikit meresahkan warga. Menurut warga Cipadung, Desti, kemacetan di depan kampus membuatnya memilih untuk berjalan kaki daripada membawa kendaraan. “Kalau naik motor ke tempat ngabuburit di depan kampus bisa sampai 15 menit padahal deket, jadi mending jalan kaki aja,” ujarnya.

Baca juga:  PBAK dipegang Penuh Birokrasi, Panitia Mahasiswa Angkat Tangan

 

Reporter : Muhamad Emiriza

Redaktur : Hasna Salma

 

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas