Kampusiana

Mahmud Berpesan Sampaikan Islam Rahmatanlilalamin

 

Rektor UIN SGD Bandung, Mahmud memberikan sambutan pada Pembukaan Kuliah Kerja Nyata Berbasis Pemberdyaaan Masyarakat (KKN Sisdamas) 2017 di Aula Anwar Musaddad, Senin (31/07/17). (Nizar Al Fadillah/ Suaka)

SUAKAONLINE.COM – Rektor UIN SGD Bandung, Mahmud perpesan kepada mahasiswa yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) berbasis Sistem Pemberdayaan Masyarakat (Sisdamas) 2017  bisa melakukan perubahan. Khususnya Merubah maindset masyarakat terkait Islam. “Cara berpikirnya berubah, menjadi Islam rahmatan lilalamin berwawasan nusantara dan mengacu pada kebhinekaan,” ujar Mahmud.

Hal tersebut ia sampaikan dalam pembukaan KKN Sisdamas 2017 yang dilaksanankan di Aula Anwar Musadad, Senin (31/7/2017). “Harus Hubhulwathan Minal Iman. Cinta tanah air sebagian dari Iman. Kehadiran mahasiswa harus membantu kekurangan di masyarakat, terkait Ilmu dan Ahlak,” terang Mahmud.

Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Ramdani Wahyu Sururie mengatakan bahwa KKN adalah Proses pembelajaran yang memadukan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di daerah untuk ikut pemberdayaan. Peserta KKN juga diharuskan membuat laporan pengabdian kepada masyarakat secara individu dan kelompok yang dibantu oleh dosen pembimbing.

Ramdani juga berharap peserta KKN 2017 kali ini dapat mengembangkan potensi-potensi di daerah untuk kepentingan masyarakat juga mahasiswa itu sendiri. “Misalnya tahun lalu ada mahasiswa yang mengembangkan prodak unggulan selama kegiatan KKN.  Seperti bahan kulit pisang menjadi sale, dikemas dan siap dipasarkan, keripik belalang, ice cream dan keripik dari kulit pisang,” harapnya.

Ketua KKN UIN SGD Bandung, Rudiath mengatakan bahwa universitas dengan masyarakat tidak bisa dipisahkan. Harus ada saling keterkaitan. Masyarakat bisa menjadi sumber pengetahuan bagi mahasiswa, begitu juga mahasiswa harus memberi manfaat kepada masyarakat, dan memperolah manfaat dari masyarakat.

Baca juga:  Pembangunan Rumah Deret Harus Dihentikan

KKN kali ini merupakan kali pertamanya diselenggarakan di semester enam. “Tujuannya biar selesai KKN dan konsen mengejar kelulusan,” tambah Rudiath. Pelaksana juga telah melakukan pembinaan, kepada pembimbing dan peserta KKN melalui berbagai workshop dan berbagai kegiatan.

Pelaksanaan KKN Sisdamas UIN SGD Bandung dilaksanakan di empat kabupaten/kota, terdiri dari 19 kecamatan dan 110 desa. Diantaranya Kabupaten Bandung Barat ; Kecamatan Parongpong, Cisarua, Ngamprah. Kabupaten Bandung ; Kecamatan Rancaekek, Nagreg, Cicalengka, Paseh, Cikancung. Kota Banjar ; Kecamatan Pataruman, Purwahaja, Langansari, Banjar. Kabupaten Majalengka ; Kecamatan Talaga, Ligung, Maja, Argapura, Sumberjaya, Sindangwangi, dan Bantarujeg.

Kuota setiap daerah ialah Kota Banjar 1085 Kabupaten Majalengka 1432, Kabupaten Bandung 1356, Kabupaten Bandung Barat 768. Peseta akan diantar menggunakan bia dengan total armada 87 Bis. Peserta KKN yang berlokasi di Kabupaten Majalengka dan Kota Banjar akan dilaksanakan Selasa (1/7/2017) sedangkan untuk Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat akan dilaksanakan Rabu (2/7/2017).

 

Reporter : Isthiqonita

Redaktur : Dadan M. Ridwan

 

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas