Kampusiana

Seminar Nasional Tutup Rangkaian Infofest 2017

Alfian Pamungkas Sakawiguna, CEO Gits Indonesia saat mengisi materi start up dalam seminar Informatics Festival (Infofest) 2017 yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Informatika (Himatif) UIN SGD Bandung di Aula Anwar Musaddad, Selasa (9/10/2017). Selain Alfian, CEO Gits Indonesia, Ibnu Sina Wardy dan CEO CodePolitan, Kresna Galuh D. Herlangga juga turut memeriahakan seminar ini. (Dadan M. Ridwan/ Suaka)

 

SUAKAONLINE.COM – Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (Himatif) UIN SGD Bandung gelar seminar nasional bertemakan ‘Entrepreneur and Technology’ di Aula Anwar Musaddad, Selasa (9/10/2017). Seminar ini menjadi puncak acara Informatics Festival (Infofest) 2017 yang yang dibuka pada 9 September lalu.

Seminar tersebut menghadirkan beberapa pembicara antara lain pendiri Metro WorldHost dan IdCloudHost, Alfian Pamungkas Sakawiguna, CEO Gits Indonesia, Ibnu Sina Wardy dan CEO CodePolitan, Kresna Galuh D. Herlangga. Ketiga pembicara tersebut menyampaikan materi yang berkaitan yaitu berbagai hal terkait pembangunan start up. Selain itu Ibnu Sina Wardy yang juga salah satu dari empat Google Developer Expert (GDE) Indoensia menyampaikan pengalamannya menjadi seorang GDE dalam acara puncak Infofest 2017 tersebut.

Infofets merupakan acara perdana yang meleburkan dua event besar Himatif, yaitu dari Pekan Olahraga Mahasiswa Teknik Informatika (PORMASI) dan IT Fair yang biasanya diadakan secara terpisah setiap tahunnya.

Ketua pelaksana Infofest 2017, Windu Adjie menjelaskan dengan adanya peleburan kedua acara besar tersebut, Infofest dapat berjalan menjadi acara yang besar. “Kenapa digabungin? Karena kita berpikir Pormasi itu kan olahrga sedangkan IT Fair lomba dan seminarnya. Nah kalau kita gabungkan mungkin acara ini bisa menjadi lebih besar. Kita rencanain dari jajaran atasnya, kita gabungin supaya acara ini besar,” tutur mahasiswa semester lima yang akrab disapa Adjie.

Baca juga:  Rusunawa Rancacili Masih dalam Proses

Selain seminar, Infofest 2017 juga dimeriahkan berbagai lomba baik di bidang olahraga, seni, maupun keilmuan informatika antar angkatan. Adjie berharap acara ini dapat menjadi ajang silaturahmi antar angkatan di jurusan Teknik Informatika. “Semoga setiap angkatan lebih kompak lagi, jangan sampai ada senioritas. Kita itu sama antar angkatan, kalau bertemu saling sapa,” ungkapnya.

Infofest 2017  juga mengusung maskot yang diberi nama Si Angsa. Adjie menjelaskan filosofi maskot tersebut yaitu kepala angsa yang berbentuk menyerupai angka sembilan melambangkan IT Fair yang ke sembilan. Sayap yang tersusun dari berbagai warna melambangkan beberapa bidang di Himatif dimana warna hijau mencerminkan bidang kewirausahaan, warna biru untuk Adfokom, warna merah bidang nalar dan intelektual serta warna hitam berasal dari minat dan bakat. Selain itu kaki angsa yang mirip dengan angka dua diartikan sebagai Pormasi yang kedua. “Nah di lingkaran angsa itu memiliki arti keseluruhan, penyatuan dan kebersamaan antar seluruh pihak yang terlibat dalam kesuksesan Infofest 2017,” papar Adjie.

Salah satu peserta seminar, Salma Nuralisa mengaku puas dengan diadakannya acara tersebut. Salma mengatakn dirinya sangat tertarik dengan bahasan dalam seminar tersebut, terlebih lagi dengan hadirnya Alfian Pamungkas Sakawiguna pembicara muda berusia 21 tahun. “Pemateri yang diundang keren-keren. Temanya juga sama jaman yang serba teknologi,” kata Salma seraya tertawa kecil.

Reporter : Ayu Isnaini

Redaktur : Dadan M. Ridwan

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas