Kampusiana

Media Sosial, Sumber Kekuatan Media

Photographer Koran Sindo, Djuli Pamungkas saat menyampaikan materi pertama mengenai foto jurnalistik, dalam seminar bertajuk ‘The Power Of Media’ yang diselenggarakan oleh Bidang nalar dan intelektual Badan Eksekutif Mahasiswa Jurusan (BEM-J) Ilmu Komunikasi di Aula Fakultas Dakwah dan Komunukasi, Rabu (15/11/12). Dalam pemaparannya ia menyampaikan mengenai jenis foto, kategori foto dan apa itu foto jurnalistik. (Hasna Salma/ Suaka).

SUAKAONLINE.COM – Bidang nalar dan intelektual Badan Eksekutif Mahasiswa Jurusan (BEM-J) Ilmu Komunikasi Jurnalistik UIN SGD Bandung , menyelenggarakan seminar bertajuk ‘The Power Of Media’ dengan menghadirkan 3 orang pemateri diantaranya, Vidio Journalist NET TV, Anan Suryana, Photographer Koran Sindo, Djuli Pamungkas, dan Announcer HITS Radio, Galih Gie. Acara yang berlangsung di Aula Fakultas Dakwah dan komunikasi ini, diharapkan bisa merubah paradigma media saat ini, Rabu (15/11/2017).

Materi pertama disampaikan oleh Djuli Pamungkas, mengenai foto jurnalistik. Menurut Photographer Koran Sindo tersebut, foto jurnalistik adalah foto yang mengandung nilai berita. Selain itu di jaman yang serba mengandalkan media sosial seperti saat ini, semua orang bisa menjadi jurnalis, atau bisa disebut citizen journalist.

“Media saat ini sangat berpengaruh bagi masyarakat, terutama media sosial seperti instagram. Bisa dilihat saat ini di instagram sudah banyak diunggah foto jurnalistik, terutama bagi yang sudah memiliki kamera pribadi. Pasti sukanya ngambil gambar seputar daily life,” ujarnya.

Materi kedua mengenai the power of radio disampaikan oleh Announcer HITS Radio, Galih Gie. Menurutnya melalui radio banyak networking yang bisa ia dapatkan. Radio juga masih dinikmati hingga saat ini karena radio dan penyiarnya ikut berkembang. “Perkembangan yang terjadi di radio itu efek dari perkembangan media sosial,” tambahnya.

Baca juga:  Menanggulangi Hoax Dengan Jurnalisme Data

Radio juga merupakan salah satu media yang berpengaruh hingga saat ini. Selain itu dengan biaya yang murah, informasi bisa tersebar dengan cepat ke seluruh penjuru negeri. Melalui media, jaringan juga menjadi semakin luas dan bisa membangun relasi dengan berbagai media.

Materi terakhir mengenai Vidio Journalist yang disampaikan oleh Vidio Journalist NET TV, Anan Suryana. Dalam pemaparannya, pria yang juga Alumni Jurnalistik UIN SGD Bandung tersebut menjelaskan bagaimana setiap orang bisa menjadi seorang citizen Journalist. “Hanya dengan kamera handphone kalian sudah bisa mengambil gambar, namun dengan ketentuan tertentu. Seperti mengambil gambar dengan posisi portrait misalnya,” jelasnya.

Citizen Journalist juga sangat bermanfaat, jika wartawan tidak bisa sampai dengan cepat ke lokasi kejadian. Disanalah peran CJ sangat dibutuhkan untuk mengabadikan moment yang sedang terjadi. Tidak hanya itu, Anan juga menceritakan bagaimana pengalamannya selama menjadi seorang VJ hingga saat ini. Meski jika dilihat sekilas berprofesi sebagai seorang wartawan seperti mudah, namun semuanya memerlukan perhitungan yang matang menurutnya.

Hal ini juga selaras dengan apa yang diutarakan Ketua Pelaksana, Amri Rusdiana, menurutnya media massa mempunyai peranan penting dalam kehidupan sehari-hari baik langsung atau tidak. “Melalui media kita bisa mengetahui informasi, hiburan dan pendidikan dari manapun. Terlepas dari sudut pandang mana kita melihat manfaat media itu sendiri,” ujarnya.

 

Reporter : Hasna Salma

Redaktur : Dadan M Ridwan

 

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas