Pendidikan dan Budaya

Hijabers Community Bandung Ajak Istiqomah Sampai Jannah

Medina Zein dan Suaminya, Lukman berfoto bersama anak – anak Panti Assalam dalam acara Hijabers Community Day 2018 di Grand Mercure Hotel Setiabudhi, Bandung, Minggu (18/2/2018). (Dok. Pribadi)

SUAKAONLINE.COM – Hijabers Community Bandung (HCB) menggelar HC Day 2018 dengan tema “Sister Fillah Till Jannah” yang diselenggarakan di Grand Mercure Hotel, Setiabudhi pada Minggu, (18/2/2018). Acara yang digelar secara gratis ini tak hanya sekedar tausiyah dan pengajian saja, namun juga turut menghadirkan beberapa publik figur dalam empat sesi sharing story. Seperti sharing bersama Medina Zein, Fathi NRM dan keluarga, Hamidah Rachmayanti dan Irvan Farhad, Ratu Anandita dan Mario Irwinsyah.

Ketua pelaksana HC Day Bandung 2018, Azara Balqis mengatakan, acara ini sebelumnya bernama Pengajian Akbar Februari yang selama dua tahun terakhir merupakan acara tahunan terbesar di Bandung. HC Day Bandung tidak hanya menampilkan tausiyah, charity, hiburan dan bazar saja, tetapi bertujuan untuk berbagi ilmu, menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, menyediakan sumber inspirasi dan pembelajaran bagi masyarakat khususnya wanita untuk menjadi muslimah yang berkualitas dan lebih baik lagi.

“Melalui acara ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk menggapai Jannahnya  dengan mengenal sister fillah till jannah, tahu bagaimana menjalin hubungan yang harmonis, dan lebih istiqomah, meskipun membutuhkan proses untuk mencapai itu semua,” ujar perempuan yang akrab disapa Zara ini.

Dalam tausiyahnya, ustadz Salim A Fillah memberikan ceramah terkait “Istiqomah till Jannah”. Istiqomah adalah satu hal yang paling mulia di sisi Allah. Ia juga menjelaskan pentingnya ilmu dalam membangun rumah tangga. “Jangan lupa cari kekurangan dalam diri kita agar kita bisa terus memperbaiki diri, terus beristiqomah dalam melakukan kebaikan-kebaikan kecil, tetap bersama orang-orang shaleh agar kita senantiasa itiqomah di jalannya,” ujarnya.

Baca juga:  Kasus Ojol dan Opang Cipadung Berakhir Damai

Berbagi Cerita

Pada sesi yang lain, Medina Zein berbagi cerita mengenai pengalamannya menjadi Womenpreneur. Menurutnya, setiap bisnis pasti memiliki kendala, tapi apapun rintangannya harus tetap semangat. Zaman sekarang promosi adalah hal yang mudah baginya, karena banyaknya media sosial yang bisa digunakan untuk mulai mempromosikan bisnis yang akan dijalani. Seputar tips Medina meyakinkan peserta yang hadir untuk tidak takut mencoba dan tetap mempertahankannya.

Ia juga menambahkan tips dalam mencari rekan kerjasama. “Cari partner yang mau diajak kerja dan susah bareng, karena temen itu ada yang cuma enak diajak temenan tapi ada juga yang enak diajak temenan dan diajak bisnis, kuncinya akad awal harus jelas dan tertulis, untuk menghindari kekhawatiran yang akan terjadi di kemudian hari,” ujar pemilik Medina Zein Tour and Travel ini.

Sedangkan sharing story mengenai “Family till Jannah” dibagi menjadi tiga sesi. Pada sesi pertama diisi oleh Fathi NRM dan keluarga, sesi kedua diisi oleh pasangan baru Hamidah Rachmayanti dan Irvan Farhad, sesi terakhir diisi oleh Ratu Anandita dan Mario Irwinsyah. Tiga sesi terakhir ini memunculkan antusias besar peserta untuk turut aktif bertanya di setiap sesinya.

Fathi berbagi cerita mengenai pengalamannya menjadi beauty vlogger sekaligus ibu rumah tangga yang tetap harus mengurus suami dan anaknya. Baginya hal itu tidak terlalu rumit, karena kuncinya adalah bisa membagi waktu dengan baik. Walau terkadang Fathi harus menitipkan anaknya pada orang tuanya. Meskipun begitu, saling kerja sama dengan suami, saling mengerti, menghargai, terbuka dan tidak mengekang adalah hal penting yang harus dijaga agar keharmonisan keluarganya tetap terjaga.

Sesi yang kedua, Hamidah dan Farhad menceritakan kisahnya hingga bisa menjadi halal. Dengan waktu yang tidak lama untuk saling mengenal, Farhad dan keluarganya langsung memutuskan untuk melangsungkan pernikahan. Baginya tidak perlu waktu yang lama jika sudah merasa yakin untuk segera menikah. Dalam membangun rumah tangga, Farhad berusaha untuk membuatnya seperti taman kanak-kanak, dibuat senyaman mungkin dengan aturan masing-masing, sambil mencoba jalani dan merapihkan hal-hal yang belum teratur.

Baca juga:  Ilmu Politik Jadi Prodi Baru UIN Bandung

Pada sesi yang terakhir, Ratu dan Mario memiliki caranya sendiri dalam membangun family till jannah. Diawali dengan hijrahnya Ratu untuk konsisten mengenakan hijab, pasangan ini kini aktif di sebuah komunitas dakwah di Jakarta. Ratu yang mulai mengurangi jadwal kegiatannya untuk mengurus keluarganya ternyata membawanya pada banyak kegiatan luar yang membersamakannya dengan suami dan anaknya. Ratu juga berbagi tips dalam mengatasi cemburu agar tidak merusak rumah tangganya. “Serahkan semua kepada Allah. Karena saya punya Allah, kalau dia (suami) macem – macem diluar sama, itu urusan dia dengan Allah,” pungkasnya sekaligus menutup acara.

 

Reporter : Indah Rahmawati

Redaktur : Nizar Al Fadillah

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas