Olahraga

Hasil Imbang Akhiri Duel Sengit MD Melawan AP

Dok. Pribadi

SUAKAONLINE.COM – Lanjutan pertandingan Liga Mahasiswa Antar Jurusan (LSM-AJ) 2018 mempertemukan penghuni group B yaitu Manajeman Dakwah (MD) versus Administrasi Publik (AP) Kamis, (12/4/2018). Turnamen ini sudah memasuki hari keempat sekaligus laga lanjutan antara kedua tim setelah membawa modal penting atas kemenangan yang diraih di laga sebelumnya. MD berhasil mengalahkan lawannya BSI begitupun dengan AP yang berhasil mempercundangi Humas dengan skor telak 5-1.

Kedua tim bertanding  dengan tensi yang sangat tinggi. Panasnya terik matahari tidak menyulutkan semangat supporter untuk terus mendukung klub kebanggannya. Pola permainan cepat yang disuguhkan  membuat supporter bersorak sorai meramaikan jalannya pertandingan. Laga baru berjalan lima menit, bek andalan MD, Ahmad Rizki terkapar kesakitan setelah menghadang akselerasi sayap andalan AP, Tommy.

Sejak awal laga AP terus menguasai jalannya pertandingan, duet gelandang  mereka Cecep Fajar, Rifky Aulia menampilkan permainan cantiknya. Dengan memanfaatkan kecepatan pemain sayap, AP berhasil menciptakan dua peluang, namun striker andalan mereka Ibnu Abdul masih belum bisa melewati ketatnya pertahanan yang dikawal Ahmad Rizkqi, Dody Hermawan dan Irfan Ma’ruf. Kedua tim semakin berimbang dalam memainkan bola, peran sentral pemain  tengah MD maupun AP semakin menambah sengit jalannya pertandingan kali ini.

Memasuki menit ke 39, MD berhasil memimpin, setelah gelandang serang mereka Firman Saefulloh mencetak gol memanfaatkan umpan cantik Zulkifli Malomo. Kecolongan satu gol anak-anak AP terus menekan pertahanan MD sampai pada kahirnya sebelum 2 menit babak pertama berakhir, Ibnu Abdul yang dipasang sebagai target man hampir menyamakan skor, tendangan kaki kanannya hanya melebar sedikit disamping kiri  gawang.

Memasuki babak kedua, baik MD maupun AP terus menerus saling jual beli serangan, Zulfikar Malomo sebagai motor serangan MD sempat beberapa kali merepotkan pertahanan lawan. AP juga tidak mau kalah, Tommy yang dipercaya sebagai motor serangan AP berhasil melewati satu bek MD, namun umpan yang diberikan nomor 11 lagi lagi tidak mampu dimaksimalkan Ibnu Abdul.

Baca juga:  UIN Bandung Persiapakan IPPBMM VII di Purwokerto

Laga berlangsung dengan tempo yang tinggi dan cepat, kreasi serangan yang dibangun kedua tim membuat pertandingan semakin menarik. Kartu kuning pertamapun dikeluarkan wasit setelah pemain AP menarik striker kaos dari pemain MD. Demi menambah stamina penyerangan, MD melakukan pergantian, kali ini Agung Tri Susanto menggantikan Andi Hendriawan. Pada menit ke-25 AP melakukan pergantian bertahan dengan gelandang serang bernomor punggung 10, Ihsanul Farhan.

Unggul satu gol membuat MD semakin di atas angin, umpan-umpan yang diberikan kapten tim mereka, Isyal Likhsandi kepada Zulkifli membuat pertahanan AP sering kali menhasilkan bola bola muntah. Keasyikan menyerang, pemain tengah AP, Cecep Fajar melakukan tusukan tajam sampai-sampai ia dilanggar dan menghasilkan tendangan bebas bagi AP, tetapi bola yang dikonversi oleh Tommy belum mampu memecahkan telur kebuntuan bagi AP.

Akhirnya usaha AP pada menit ke 83 membuahkan gol, kali ini hasil tendangan bebas Susanto Yusuf disambut dengan tandukan mematikan bek mereka Fakhri. Laga semakin kian sengit karena waktu sudah memasuki menit-menit akhir babak kedua. Sempat terjadi adu mulut ketika antisipasi bola yang kurang sempurna dari penjaga gawang MD hampir dimanfaatkan Susanto untuk mencetak gol kedua bagi AP. Memasuki menit ke-85 kedua tim sudah terlihat kelelahan, hal ini maemaksa pemain sayap AP Tommy harus ditarik keluar lapangan dan harus digantikan oleh Ahmad Buntur.

Hasil imbang ini membuat kedua tim memperoleh poin yang sama yaitu 4, hasil dari dua pertandingan yang mereka lalui sebelumnya. Namun AP tetap menjadi pemuncak klasemen group b setelah unggul selisih gol atas MD. Kedua tim menyisakan satu pertandingan lagi yaitu MD berhadapan dengan Humas sedangkan AP bertemu dengan Bahasa dan Sastra Inggris pada hari selasa pekan depan.

Baca juga:  Dihadiri 19 Delegasi dari Universitas se-Indonesia, FORMASAA Gelar Seminar Nasional

 

Reporter: Iyep Tahudin/Magang

Redaktur: Muhamad Emiriza

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas