Olahraga

Sosiologi Ungguli Agroteknologi dengan Skor Tipis

Dok. Pribadi

SUAKAONLINE.COM – Lanjutan Liga Sepak Bola Antar Jurusan (LSM – AJ) 2018 memasuki hari keempat, pertarungan kali ini mempertemukan laga penghuni group A, yaitu Sosiologi melawan Agroteknologi. Sejak awal laga kedua tim bermain dengan tempo yang apik, pengaruh cuaca yang panas membuat kedua tim memilih hati-hati dalam memainkan bola. Kedua tim tersebut berbeda mengenai jatah pertandingan,

Agroteknologi sudah memainkan laga keduanya, sedangkan Sosiologi baru  melakoni laga perdana. Sosiologi yang tidak diperkuat pemain sayap andalannya Jejen Jaenudin, belum terlalu tajam dalam melakukan akselerasi, sehingga hanya mengandalkan bola atas yang diberikan kepada penyerangnya.  Alur permainan yang terus dikendalikan tim Sosiologi membuat duet pertahanan Agroteknologi cukup kerepotan meladeni duat sayap tim sosiologi, Fadhil dan Ismail. Kedua pemain sayap ini kurang lebih melepaskan 7 kali umpan lambung kepada strikernya, M Wildan Nurholis.

Agroteknologi bukan berarti tidak memiliki peluang, memasuki menit ke-30 jendral lapangan tengah Agro, Robin memberikan bola lambung kepada pemain depannya, Ramdan, namun bola yang dikonversi tidak mampu dimaksimalkannya menjadi gol. Menit ke-31 pemain Agroteknologi diganjar kartu kuning setelah melanggar pemain Sosiologi, M Wildan Nurholis. Sempat terjadi saling lempar pembicaraan antara kedua pemain, namun wasit dengan tegas menyelesaikannya. Pada akhri  babak pertama tim Agroteknologi sempat melakukan pergantian pemain depannya Ramdan oleh Dhifa Syahida.

Penguasaan bola Sosiologi semakin diatas angin, umpan sodoran gelandang tengah Sosiologi, Imam Fatwa hampir diselesaikan menjadi gol andai tembakan yang dilesakannya tidak melebar tipis disamping kiri gawang Agro. Begitupun dengan Agroteknologi, umpan terobosan Fhandan Bhagaskara kepada Muhammad Nagib sempat membuat kaget tim Sosiologi, hanya saja bola yang dilepaskannya terjadi offside terlebih dahulu.

Baca juga:  Aksi Kamisan UIN Bandung: Stop Kekerasan Terhadap Warga dan Jurnalis

Memasuki menit ke-52, Sosiologi menambah amunisi segarnya dengan mengganti pemain bek sayapnya Muhamad Fahmi Aziz oleh Galih Pandu Adithia. Seiring berjalannya waktu pertandingan, Agroteknologi gencar melakukan serangan baik dari akselerasi pemain sayapnya, maupun umpan dari gelandang tengah Agro, Robin kepada Fhandan Bhagaskara yang di flot sebagai target man. Hasilnya tiga tendangan sudut yang berhasil mereka dapatkan namun peluang tersebut tidak mampu memecahkan kebuntuan.

Pergantian pemain kembali dilakukan tim Sosiologi, kali ini pemain sayap kanan mereka, Fadhil digantikan oleh nomor punggung 10 Kasmin Masa, pemain yang memiliki kecepatan ini, mendapat dukungan penuh dari Pemain Sosiologi asal Thailand, Ahmad Awae. Umpan cantik Awae kepada Kasmin Masa pada menit ke-56 membuat sosiologi untuk kesekian kalinya melakukan shot on goal, namun apiknya penampilan penjaga gawang Agro tidak merubah papan skor.

Pada menit ke-75 berawal dari tendangan bebas yang dilepaskan nomor 12, Nurdin Suryadi yang sempat mengenai bek Agro memantul dan berbelok arah, peluang ini tidak disia-siakan Galih Pandu untuk menciptakan gol pertama bagi keunggulan Sosiologi. Pemain nomor 17 ini melakukan syuting dari sebelah kiri gawang agro yang tidak mampu ditangkap penjaga gawang.  Ketinggalan 1-0 membuat serangan Agro terus menerus dibangun dari sisi sayap, namun rapatnya duat pertahanan Sosiologi, Ragam Gumelar dan Abdul Wahid mampu mematahkan serangan demi serangan.

Memasuki menit-menit akhir pertandingan, lagi-lagi pemain sayap Agro bernomor 15, Bangga R melampaui bek sayap kanan Sosiologi, namun tembakannya masih melambung sedikit diatas mistar gawang yang dikawal Muhammad Khaerul ini. Memetik kemenangan dilaga perdana membuat tim Sosiologi semakin percaya diri menghadapi pertandingan selanjutnya melawan Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Selasa, 17 April mendatang.

Baca juga:  ARAP dan LBH Bandung Kecam Pembangunan Rudet dan Tindakan Represif Kepolisian

 

Reporter: Iyep Tahudin/Magang

Redaktur: Muhamad Emiriza

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas