Kampusiana

Arena Para Legenda di WUKUF Nasional II

Pembukaan WUKUF Nasional II  oleh Ketua Harian Kwarda Jawa Barat, Baim Setiawan didampingi Kepala Bidang Pelayanan Kepemudaan Jawa Barat Agus Komarudin, Wakil Rektor I Asep Muhyidin, dan Pembina Pramuka UIN SGD Bandung Saca Suhendi, di Gedung Anwar Musaddad, Minggu (22/4/2018). WUKUF kali ini mengangkat tema yang sama yaitu “Arena Para Legenda”. (Anisa Nurfauziah/ Magang).

 

 

SUAKAONLINE.COM – Gerakan Pramuka UIN SGD Bandung kembali menggelar Wahana Unjuk Kreatitifitas Untuk Fastabiqul Khairat (WUKUF) tingkat nasional yang ke-II dengan slogan tetap “Arena Para Legenda”. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Harian Kwarda Jawa Barat, Baim Setiawan, di Gedung Anwar Musaddad, Minggu (22/4/2018). Dengan mengangkat tema “Budaya di Era Milenial” dan telah berlangsung dari tanggal 21-22 April.

Dalam sambutannya, Baim Setiawan sangat mengapresiasi Gerakan Pramuka UIN SGD Bandung. “Saya sampaikan apresiasi yang sangat luar biasa, karena Pramuka UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang terbaik di Jawa Barat bahkan nasional,” ujarnya, Minggu (22/4/18).

Menurut Ketua Dewan Racana Sunan Gunung Djati, Opik Taufik, diangkatnya tema tersebut karena untuk menjawab tantangan di era milenial ini harus dengan budaya, “Untuk menjawab tantangan di era milenial ya harus dengan budaya. Budaya itu paling pas untuk menjawab tantangan di era milenial ini,” ujarnya, Minggu (22/4/2018).

Opik juga menambahkan, harapan untuk WUKUF Nasional selanjutnya, pesertanya lebih banyak dan bisa mengadakan kemah. “Harapannya, setelah tadi nyebar angket ternyata peserta menginginkan ada nge-camp, biar kerasa WUKUF-nya dan silaturahminya. Ini sebagai bahan renungan kita bagi panitia dan juga evaluasi dari beberapa peserta mudah-mudahan tahun depan bisa berjalan dengan rencana yang lebih baik,” tambahnya.

Baca juga:  PMB Mandiri Prestasi UIN Bandung Libatkan 17 Cabang Olahraga

WUKUF Nasional II ini diikut sertai oleh anggota Pramuka se-Indonesia, mulai dari golongan Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega. Berbeda dari tahun sebelumya,  kegiatan kali ini mengadakan perlombaan-perlombaan tidak hanya untuk tingkat SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi saja, di tahun ini WUKUF Nasional II mengadakan  perlombaan tambahan untuk tingkat umum.

Perlombaan untuk tingkat SD di antaranya ada Traditional Dance Championship, Doodle Art, dan Cub Scout Journey. Untuk tingkat SMP, Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB), Sandi Morse Semaphore, Pioneering, First Aid, Archery Scout, Photography dan Vlog Competition “Goes to WUKUF Nasional 2018”. Dan untuk tingkat SMA, LKBB, Musabaqoh Syahril Qur’an, Tahfidz Qur’an 5 Juz, Story Telling, Photography, Smart Scout Olympic, Miniatur Pioneering, Duta WUKUF Nasional 2018 dan Vlog Competition “Goes to WUKUF Nasional 2018”.

Sedangkan kegiatan untuk tingkat Perguruan Tinggi diantaranya, Protocol School Day, City Tour dan Vlog Competition “Goes to WUKUF Nasional 2018”. Dan untuk perlombaan tambahan tingkat umum, yaitu Hijab Fashion Contest, WUKUF Dance Championship, Paduan Suara dan Cover-Video Clip Theme Song WUKUF Nasional 2018.

Antusiasme peserta terlihat sangat besar terhadap kegiatan WUKUF Nasional II ini, menurut peserta dari MAN 2 Kota Bandung, Azhar, Lintang dan Zahra, kegiatan ini seru dan menambah pengalaman, “Rame banget pecah semuanya, dapet temen baru juga, dan pengen ikut lagi. Semoga tahun depan lebih rame lagi, pesertanya lebih banyak lagi,” ujar salah satu dari mereka.

 

Reporter : Shania Anwar / Magang

Redaktur : Muhammad Iqbal

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas