Kampusiana

UIN Bandung Raih 13 Medali di IPPBMM VII

Dok. Suaka

SUAKAONLINE.COM – Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) VII PTKIN Se-Jawa-Madura pada tanggal 24 sampai 27 April 2018 telah rampung dilaksanakan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto. UIN SGD Bandung mengalami penurunan peringkat juara umumnya. Jika tahun lalu berada di peringkat pertama, tahun ini hanya menduduki peringkat juara umum kedua.

Berdasarkan data yang diperoleh dari ippbmm.iainpurwokerto.ac.id juara umum pertama diraih oleh IAIN Purwokerto  dilanjut juara umum kedua adalah UIN SGD Bandung. Juara umum ketiga UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, juara umum keempat IAIN Tulungangung, dan juara umum kelima adalah  UIN Sunan Ampel Surabaya. Dengan jumlah sebanyak 31 kontigen se-Jawa-Madura.

Total perolehan medali yang didapat adalah sebanyak 13 medali yang terdiri dari empat emas, dua perak, dan tujuh perunggu. Empat medali emas berhasil diraih oleh cabang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) putra 30 juz atas nama H. Muhammad Rifat Albanna,  MHQ putra 10 juz atas nama Ibrahim Abdul Jabbar, catur cepat putri atas nama Siti Haryati, dan bulutangkis tunggal putra atas nama Ilham Fadhillah.

Dua medali perak dari cabang Musabaqah Tilawah Qur’an (MTQ) putra atas nama Muhammad Mar’ie Said dan futsal putra. Dan tujuh medali perunggu dari cabang tenis meja putri atas nama Gina Apsari, panjat dinding (Lead) putra atas nama Faizal Fahmi Husein, MTQ putri atas nama Ade Lela Lainul Qolbi, MHQ putri 10 juz atas nama Ro’yu Nahriyah, bulutangkis ganda putri, bulutangkis ganda putra, dan bola volly putri.

Sebagai salah satu pemain di cabang bola volly, mahasiswa jurusan Tasawuf Psikoterapi, Widya menyatakan bangga dan senang dengan pencapaiannya bersama semua tim dari setiap cabang terutama tim vollynya.

Baca juga:  Peduli Bencana Palu, Dema-U Selenggarakan Konser Amal

“Untuk pertama kalinya saya mengikuti IPPBMM ini dan menang juga,  saya senang dan bangga sekali. Apalagi bisa menjadi perwakilan universitas, sekaligus bisa mempertanggungjawabkan hasil sebelumnya yang diraih UIN. Dengan gelar juara yang diraih memang itu jadi beban buat kami. Tapi kami berusaha tenang aja, Alhamdulillah hasilnya baik,” ujarnya, Rabu (2/5/2018).

Ketua Umum Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Sayidina Umar Tanjung juga ikut mewakili UIN SGD Bandung. Ia sebagai delegasi dari Senat Mahasiswa Universitas (Sema-U) bidang minat dan bakat juga sebagai delegasi dari PSM karena anggotanya ikut serta dalam cabang lomba pop solo dan berhasil meraih juara harapan tiga.

Ia sangat mengapresiasi minat dan bakat yang dimiliki mahasiswa dari setiap fakultas yang disalurkan dengan baik ke berbagai macam kontigen. “Disetiap cabang itu kita menjadi sosok yang ditakuti karena sebelumnya kita juara umum kan. Memang terlihat dari skill yang dimiliki peserta, kita sangat menguasai. Penurunan peringkat juara umum juga itu karena ada selisih angka yang sangat tipis saja,” ungkapnya.

Petugas bagian Hubungan Masyarakat, Iman pun ikut mendampingi peserta lomba. Ia membimbing semua kegiatan peserta selama disana. Ia mengatakan bahwa peringkat juara umum memang harus dipertahankan, tetapi usaha yang dilakukan peserta juga harus diperhatikan. Menurutnya persoalan menang dan kalah sudah biasa dalam perlombaan, yang terpenting adalah prosesnya.

Reporter : Lia Kamilah/Magang

Redaktur: Elsa Yulandri

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas