Lintas Kampus

Bandung International Coffee Festival Upayakan Kesejahteraan Petani Kopi Lokal

Salah satu peserta Indonesian Coffee Master (ICM), Lydia (24) sedang mengolah biji kopi di mesin roaster. Dalam acara Bandung International Coffee Festival yang diadakan di mal festival citylink, juga dirangkaikan dengan beberapa acara, salah satunya ialah sesi final ICM. Sabtu, (28/7/2018). (Fadilah Rama/SUAKA).

SUAKAONLINE.COM – Setelah sukses pada tahun sebelumnya, Dinas Pertanian Kabupaten Bandung kembali menyelenggarakan Bandung International Coffee Festival yang kedua. Dengan Menggandeng Indonesian Coffee Masters dan Auliacorp, festival ini diselenggarakan selama tiga hari dari tanggal 27-29 Juli bertempat di Mall Festival Citylink, acara ini dibuka langsung oleh Bupati Kabupaten Bandung, Dadang M. Nasser.

Dengan taglinenya, ”Dari Kabupaten Bandung Untuk Dunia”, acara ini ditujukan guna memfasilitasi petani-petani lokal untuk unjuk gigi memamerkan kualitas hasil produksi kopi mereka. Festival ini mendatangkan 24 kelompok tani, yang produksi kopi mereka barasal dari 8 gunung penghasil kopi terbaik di kabupaten Bandung.

Dalam wawancara dengan Suaka, salah satu panitia acara tersebut, Poppy menuturkan, selain bertujuan untuk memberi ruang bagi petani kopi lokal berpromosi, acara ini juga mengupayakan untuk memperkuat pasar kopi khususnya bagi petani kopi lokal di Kabupaten Bandung.

“Kita mengundang para petani kopi khususnya dari kabupaten Bandung, mereka akan kita kenalkan kepada masyarakat bahwa kopi dari Jawa Barat  bukan hanya kopi Java Preanger seperti yang banyak diketahui masyarakat, tetapi juga ada kopi yang dari Ciwidey, Manglayang, dan lain sebagainya. Selain itu juga kita pengen ngencengin pasar kopi lokal, “ tuturnya, Sabtu (28/7/2018).

Bagi Novi yang merupakan salah satu petani kopi dari Cikawari, Ia berharap besar acara ini mampu membantu memperkenalkan produk-produk kopi lokal ke masyarakat, yang nantinya dapat berimbas terhadap peningkatan kesejahteraan petani. Ia juga merasa bahwa peran pemerintah sangat penting, dalam hal ini ialah perhatian dan pembinaan guna membantu petani-petani yang membutuhkan.

Baca juga:  Api Obor Asian Games 2018 Sambangi Bandung, Warga Antusias

Setali tiga uang dengannya, salah satu pengunjung yang juga pecinta kopi, Reni mengungkapkan harapan yang sama yakni untuk kesejahteraan petani kopi lokal.

“Mungkin kita lebih biasa minum kopi yang bungkusan atau yang kopi-kopi impor di mall-mall padahal kopi lokal juga rasanya nggak kalah enak, untuk itu saya berharap adanya acara ini semoga produksi kopi lokal kita bisa lebih ditekan terus sehingga produk-produk petani bisa lebih dikenal lagi, ini tentunya bakalan berpengaruh terhadap kesejahteraan petani. ” ujarnya.

Selain pameran produk kopi lokal, dalam acara ini juga ada talkshow yang membahas segala hal yang berkaitan dengan kopi, mulai dari produksi hingga tanya jawab seputar pemasarannya. Acara ini juga dirangkaikan dengan sesi final coffee masters se-Indonesia yang audisinya telah diadakan sebelumnya.

 

Reporter : Abdul Azis Said

Redaktur: Elsa Yulandri

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas