Kampusiana

UIN Bandung Terima 3011 Mahasiswa Baru Jalur Ujian Mandiri

Dok. Suaka

SUAKAONLINE.COM- Berbeda dari wacana awal Kepala Bagian Akademik, Dina Mulyati yang mengatakan akan menerima sebanyak 1400 mahasiswa baru, UIN SGD Bandung akhirnya terima sebanyak 3011 mahasiswa baru melalui jalur ujian mandiri 2018. Kasubag Humas UIN SGD Bandung, Rohman Setiawan mengatakan bahwa adanya lonjakan jumlah mahasiswa yang dinyatakan lolos jalur UM dari kuota semula ini disebabkan oleh banyaknya calon mahasiswa baru yang tidak melakukan registrasi atau daftar ulang pada jalur sebelumnya.

“Mulanya memang mau 1400, tapi kita kan sebelumnya ada 4 jalur, SNMPTN, SBMPTN, SPANPTKIN dan UMPTKIN, nah dari banyaknya jumlah mahasiswa yang lolos itu tidak semua melakukan registrasi ulang sehingga kuota mahasiswa masih banyak yang kosong, makanya kita tambah di UM ini,” jelasnya Selasa (13/8/18)

Penerimaan jalur Ujian Mandiri (UM) Tahun 2018 tersebut baik dari  jalur CBT maupun jalur UM prestasi, artinya 25,06% dari jumlah keseluruhan peserta Ujian Mandiri berhasil lolos. Adapun total pendaftar UM kali ini yaitu 12.015 orang dengan 11.443 peserta mengikuti Ujian CBT, 327 peserta jalur UM prestasi, 245 peserta tahfidz Qur’an, dan 46 peserta kelas internasional yang telah melaksanakan serangkaian ujian atau tes pada 18-28 Juli 2018 lalu.

Adapun untuk tahun ini, total keseluruhan UIN Bandung menerima sebanyak 5.750 mahasiswa baru atau berkisar enam ribuan dari semua jalur yang telah dilaksanakan. Namun, pada tahun ini lonjakan jumlah mahasiswa di beberapa jurusan kerap menjadi sorotan mengenai pemetaan kelas mengingat jumlah ruang kelas ditiap fakultas yang dikhawatirkan tidak cukup.

“Sebagai contoh Jurusan Manajemen Keuangan Syari’ah dan Jurusan PAI dimana jumlah mahasiswa yang lolos tahun ini lebih dari 300 mahasiswa. program studi yang jumlah mahasiswa barunya berkisar 300 akan tetap menjadi 7 kelas saja,” ungkap Rohman.

Baca juga:  KLC : Organisasi Daerah Perlu Pengakuan

Sementara itu, salah satu mahasiswa baru yang lulus Ujian Mandiri dari Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam, Rifda Hulyah Muharromah mengaku sangat senang dan tak menyangka bisa menjadi mahasiswa baru di UIN Bandung. “BKI itu pilihan pertama, dek-degan takut enggak diterima. Tadinya kalau tidak diterima, saya mau ambil kursus bahasa inggris saja.” ujarnya, Rabu (15/8/18).

Mahasiswa baru asal Sumedang ini juga bercerita bahwa dirinya merasa tidak percaya diri saat mengerjakan soal CBT terutama pada soal Bahasa Arab dan Matematika, meskipun ia dulu di SMA jurusan IPA tapi ia tidak begitu suka dengan berhitung. Maka dari itu ia sangat bersyukur bisa lolos dipilihan pertama.

Sama seperti 4 jalur sebelumnya, proses registrasi ulang dan penetapan UKT dilaksanakan secara online dan apabila tidak melakukan registrasi sesuai dengan estimasi yang ditentukan maka otomatis mendapat kategori tertinggi, yaitu kategori tujuh.

 

Reporter: Tasya Augustya

Redaktur: Elsa Yulandri

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas