Kampusiana

Pelantikan Dema FSH, Nur Iman: Wujudkan Syarkum Yang Go Internasional

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Dudang Gojali sedang melantik dan memimpin pembacaan ikrar kepengurusan Dewan Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum, Selasa (4/9/2018) di Aula Perpustakaan Lantai Empat. Pelantikan 43 orang pengurus Dewan Mahasiswa FSH tersebut mengusung tema ““Maju Bersama Untuk Mewujudkan Insan Akademis Dalam Dewan Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum Yang Progresif dan Sinergitas”. (Elsa Yulandri/ SUAKA).

SUAKAONLINE.COM – “Saya berharap keberadaan Dewan Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum tidak menjadi HMJ yang kesepuluh di Fakultas Syariah dan Hukum. Dema harus menaungi dan menjadi koordinator dan pemandu bagi sembilan HMJ yang ada,” tegas Dekan FSH, Ahmad Fathoni saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan Dewan Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum, Selasa (4/9/2018) di Aula Perpustakaan Lantai Empat.

Sebanyak 43 orang pengurus Dewan Mahasiswa (Dema) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) resmi dilantik, dengan mengusung tema “Maju Bersama Untuk Mewujudkan Insan Akademis Dalam Dewan Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum Yang Progresif dan Sinergitas”. Pembacaan surat keputusan dekan mengenai kepengurusan selama satu periode dan pelantikan serta pembacaan janji dan ikrar pengurus di pimpin langsung oleh Wakil Dekan III FSH bidang Kemahasiswaan, Dudang Gojali.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Ahmad Fathoni mengucapkan selamat atas dilantiknya seluruh pengurus Dema tersebut. Ia juga berpesan agar menjaga amanah yang telah diberikan karena dalam Islam, setiap jabatan akan di pertanggungjawabkan baik di dunia maupun diakhirat.

“Sangat dipahami oleh kita semua bahwa jabatan ini harus dijadikan sebagai media pembelajaran. Ini merupakan langkah awal memanage dan mengorganisir kepemimpinan yang ada pada diri kita sekalian,” ujar Dekan FSH tersebut.

Baca juga:  KLC : Organisasi Daerah Perlu Pengakuan

Ia pun berharap pasca pelantikan ini Dema harus benar-benar bekerja keras dan harus  kreatif serta inovatif. Jangan sampai kepemimpinan dema sekarang sama seperti masa lalu yang tidak ada perubahan secara signifikan yang disesuaikan dengan kondisi masa kini. Ia juga mengharapkan program baru yang lebih baik, dan tidak terbelenggu dengan program masa lalu.

Ketua Pelaksana, Ramza Fatria , menjelaskan pemilihan tema tersebut berdasarkan beberapa poin, pertama maju bersama, menurut mahasiswa Jurusan Hukum Keluarga tersebut hal ini berdasarkan pepatah ringan  sama dijinjing berat sama dipikul. Artinya dalam melangkah pada kemajuan kita perlu seiya dan sekata serta satu tindakan.

Kedua, lanjutnya, mewujudkan insan akademis artinya mahasiswa dituntut mengejawantahkan ilmu yang didapat dalam kehidupan komunal. Mahasiswa dituntut untuk berpikir secara kritis, rasional, dan objektif dan universal dan hal tersebut harus diimplementasikan dalam kepengurusan Dema.

Ketiga, progresif dan sinergitas, progresif maksudnya melangkah kearah kemajuan dan sinergitas maksudnya saling mengisi dan melengkapi di dalam perbedaan. “Kita dihimpun dari sembilan jurusan perbedaan itulah yang menjadi landasan agar kita melangkah maju ke depan demi kemajuan Fakultas Syariah dan Hukum,” ungkapnya.

Nur Iman: Wujudkan Syarkum yang Go International

Menurut Nur Iman selaku Ketua Dewan Mahasiswa FSH Periode 2018-2019, untuk menjadi pembeda dan penggerak di FSH, Ia membawa Visi untuk membawa FSH berkiprah tidak hanya dintra kampus UIN SGD saja, tapi juga tingkat nasional bahkan internasional.  “Karena bagi saya, saya sudah mengetahui kualitas dan  eksistensi yag dimiliki oleh FSH,” ungkapnya.

Dalam kepengurusan inipun Iman membawa jargon maju bersama, bersama kita bisa. Untuk menjadi FSH yang maju bersama, kita harus banyak berkoordinasi, komunikasi dengan elemen-elemen yang ada di FSH dan UIN SGD Bandung umumnya. Untuk mewujdukan Syarkum satu harapan terbesarnya semua elemen harus bekerja sama tidak ada yang bertolak belakang semuanya berjalan sesuai yang diintruksi oleh Dema.

Baca juga:  Banjir di Leles, Karmapack Gelar Bakti Sosial

Perihal pembaharuan yang akan dimunculkan pada kepengurusan periode ini sekaligus menjadi pembeda dari tahun sebelumnya ialah, pertama dalam bidang ekonomi yang dinaungi oleh bidang kewirausahaan, saat ini Dema bekerja sama dengan Bank Mahasiswa Indonesia dimana kerjasama ini tidak memerlukan sebuah alokasi ataupun tempat.

Lalu bidang akademis, Dema sedang merancang untuk mendatangkan Mata Najwa yang nantinya akan berkaitan dengan Pemilihan Presiden 2019, dan program study banding ke universitas lain perihal keorganisasian.

Mahasiswa Jurusan Muamalah tersebut menyebutkan, untuk mengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa saat ini jangan mempermasalahkan masalah-masalah yang sepele yang seharusnya tidak dipermasalahkan, justru hari ini kita harus berpikir untuk menjadi pengurus yang lebih baik dari tahun sebelumnya dan menjadi pembeda dan penggerak di FSH.

“ Maka harapan saya, untuk semua elemen mari kita menjalin harmonisasi untuk memunculkan kemistri dan inovasi untuk memajukan Syarkum dan mewujudkan Syarkum satu.” pungkas Nur Iman.

Pelantikan turut dihadiri oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik, M. Hasan Ridwan, Presiden Mahasiswa UIN SGD Bandung, Oki Reval Julianda, beberapa dosen yang ada dilingkungan FSH, serta HMJ-HMJ yang ada dilingkungan FSH. Usai pelantikan, acara dilanjutkan dengan Upgrading yang diisi langsung oleh Dekan FSH, Ahmad Fathoni dan Rapat Kerja Dewan Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum.

 

Reporter: Elsa Yulandri

Redaktur: Muhammad Emiriza

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas