Kampusiana

Pusat Karier UIN Bandung Gelar Seminar Effective Communication

Sekretaris Umum Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Jabar, Leili Kurnia Agustini sedang memaparkan tips dan trik interview kerja dalam acara Seminar Effective Communication yang diadakan oleh Pusat Karier UIN SGD Bandung di Aula Perpustakaan, Selasa (23/10/2018). (Lia Kamilah/ SUAKA).

SUAKAONLINE.COM – 200 orang peserta mengikuti Seminar Effective Communication yang membahas tentang “Tips dan Trik Menghadapi Interview Kerja” yang diadakan oleh Pusat Karier UIN SGD Bandung di Aula Perpustakaan lantai 4, Selasa (23/10/2018). Seminar tersebut menghadirkan Sekretaris Umum Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Jabar, Leili Kurnia Agustini dan Pembawa Acara di Televisi Republik Indonesia (TVRI), Alexandria Cempaka Harum

Dalam pemaparan, Leili menyampaikan bagaimana tips dan trik melakukan wawancara kerja yang baik dan benar dari mulai proses pra wawancara hingga negosiasi gaji kepada perusahaan. Ia juga menyebutkan bahwa penampilan juga sangat menunjang karena pewawancara melihat penampilan terlebih dahulu daripada kemampuan.

Diakhir tahap wawancara, lanjutnya, pasti muncul pertanyaan yang bersifat pribadi, dan itu masuk dalam konteks menggali pengalaman hidup pelamar secara lebih personal. Dan menurutnya, itu adalah hak pelamar untuk menjawab namun lebih baik berikan jawaban ke arah pengalaman hidup yang menarik saja.

“Karena pelamar itu harus promosikan dirinya kepada pewawancara. Dan mental yang baik alias sikap yang sopan, jujur, dan ramah itu sangat membantu pelamar mendapat peluang lebih besar untuk diterima kerja. Jadi kalau ada pertanyaan yang pribadi boleh arahkan ke pengalaman saja tapi tetap jujur, “ jelasnya.

Adapun yang terpenting dalam tahap akhir wawancara kerja menurutnya adalah negosiasi gaji. Pelamar melakukan riset data pemberian gaji dari perusahaan yang akan dilamar lalu sebutkan nominal yang diinginkan tetapi tetap mengembalikan keputusan kepada standarisasi gaji pegawai dari perusahaan tersebut.

Baca juga:  Milad ke-30, LDM UIN SGD Bandung Gelar acara Muslim Festival

Berikutnya, Pembawa Acara di Televisi Republik Indonesia (TVRI),  Alexandria, menjelaskan lebih kepada dari segi kebahasaan asing terutama Bahasa Inggris. Melihat kondisi perusahaan saat ini yang banyak dipimpin oleh warga asing, maka Bahasa Inggris jadi satu hal yang dianggap penting dan berpengaruh dalam wawancara kerja.

Sedangkan menurut Lexy, ada tiga kunci dasar yang harus dikuasai pelamar pekerjaan. Preparation, melakukan persiapan sematang mungkin dari mencari sejarah perusahaan hingga penampilan dan bahasa tubuh yang baik. Practice, merekam pelatihan berbicara di depan cermin lalu meminta pendapat dari beberapa teman untuk dijadikan referensi.

Terkahir Posture and Physicality, sesuaikan warna dan model baju dengan jenis pekerjaan yang akan di lamar. Tetapi juga jangan terlalu berlebihan dalam melakukan tiga komponen dasar wawancara tersebut, dengan tetap tampil jujur apa adanya itu sudah menjadi nilai tambahan dari pewawancara.

“Selalu ada pertanyaan sederhana yang bisa menjadi boomerang buat kita. Contoh saat ditanya kekurangan jangan terlalu merendahkan diri dengan menyebutkan sikap buruk kita. Tapi sebutkan keburukan yang bisa kita perbaiki. Dengan percaya diri orang akan tahu bahwa kita sudah berani mengambil resiko.” pungkasnya.

Diakhir pemaparan materinya, Lexy berpesan kepada peserta seminar bahwa ketulusan seseorang akan terlihat pada saat wawancara kerja. Dan pastikan untuk mengenal diri sendiri agar dapat mendeskripsikannya dengan baik di depan pewawancara.

 

Reporter : Lia Kamilah

Redaktur: Elsa Yulandri

 

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas