Kampusiana

Career Days Digelar Maret, UPT Pusat Karir Harap Antusiasme Mahasiswa

Gina Handayani/ Magang

SUAKAONLINE.COM. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Karir UIN SGD Bandung akan menyelenggarakan Career Days di Gedung  Anwar Musadad UIN Sunan Gunung Djati pada 5-6 Maret 2019. Kegiatan yang mengusung tema “Unlocking Your Potential Power” bertujuan sebagai upaya UPT Pusat Karir untuk mempertemukan para pencari kerja dan membuka lowongan pekerjaan. Namun masih banyak mahasiswa yang belum tahu pasti keberadaan acara ini dan manfaatnya bagi mahasiswa itu sendiri.

Ketua UPT Pusat Karir, Betty Tresnawaty, mengatakan, tahun ini Career Days akan dilaksanakan di awal tahun, hal ini dilatarbelakangi oleh hasil riset yang menunjukkan bahwa perusahaan mencari tenaga kerja ataupun membuka lowongan pekerjaan di awal tahun. “Job Fair kan umumnya dilaksanakan akhir tahun ya. Termasuk Career Days tahun lalu juga dilaksanakan akhir tahun. Tapi tahun ini kami memilih melaksanakan di awal, karena ternyata hasil riset itu perusahaan membuka lowongan pekerjaan, banyaknya di awal tahun,” ungkapnya, Selasa (19/2/19).

Betty menambahkan, pada Career Days yang akan digelar Maret ini, ada beberapa poin yang akan menjadi nilai tambah bagi mahasiswa maupun alumni, salah satunya akan bertambahnya referensi atau bacaan buku yang berkualitas. Karena UPT Pusat Karir membuka bursa buku yang menyediakan berbagai judul dari berbagai penulis. Selain itu ada rangkaian acara seminar dari berbagai expo dan konseling. Program tersebut dirancang untuk memberi tahu tentang profil perusahaan dan dapat semakin dikenal oleh peserta.

Keuntungan yang akan diperoleh oleh mahasiswa atau alumni selain mendapat lowongan pekerjaan, lowongan pekerjaan, dan lebih mengenal karakter perusahaan. “Keuntungan lain ketika mengikuti Career Days ini selain ada lowongan pekerjaan ya mereka juga bisa langsung melamar ke perusahaan yang menjadi minat mereka. Dan yang penting, mereka juga bisa lebih mengenal perusahaan dari sesi seminar yang juga nanti akan banyak doorprize yang  disediakan,” ujar Betty.

Baca juga:  Fasilitas SC Tak Kunjung Diperbaiki, FKU Melakukan Aksi

Sementara itu, expo atau kegiatan rekruitmen dilaksanakan untuk memberikan kesempatan pada instansi atau perusahaan pada saat Career Days. Konseling dan bimbingan karir dirancang untuk memenuhi kebutuhan para peserta yang membutuhkan kedua hal tersebut  sesuai dengan kemampuan, jurusan, maupun bakatnya. Betty berharap, dengan dilaksanakannya Career Days yang kedua oleh UPT Pusat Karir ini, akan cukup memberikan informasi kepada mahasiswa ataupun alumni untuk lebih mengetahui bahwa UIN SGD Bandung akan secara rutin setiap tahunnya mengadakan kegiatan tersebut.

“Ya jadi sebisa mungkin fasilitas ini harus dimanfaatkan secara maksimal dalam hal pencarian kerja. Maka dari itu, kami menghimbau juga untuk seluruh mahasiswa, alumni atau umum untuk datang berbondong-bondong, ajakin teman atau saudara yang masih mencari kerja untuk datang ke kegiatan ini, boleh langsung membawa dokumen lamaran pekerjaan dan langsung melamar pekerjaan. Harapan yang lain juga, mudah-mudahan peserta semakin banyak dari tahun lalu, agar penyebaran alumni di berbagai perusahaan itu lebih luas lagi. ” pungkas Betty.

Hal berbeda menyadi sorotan mahasiswa, Hadi Maulana,  ia menyayangkan sosialisasi yang kurang dari civitas akademika kepada mahasiswa sehingga belum banyak memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan UPT Pusat Karir. ”Info apa pun nyampe, dekan ngirim tetapi enggak bilang apa-apa (tidak ada informasi tambahan). Lalu kurangnya sosialisasi. kalo ada seminar suka ikut, tetapi kalo ada sertifikatnya aja, karena sebagai syarat pendamping ijazah (SKPI).” ujar mahasiswa Pendidikan Kimia tersebut, Rabu (20/2/2019).

Hal senada diungkapkan mahasiswa Humas, Annisa Zukhruf, menurutnya kesulitan yang dihadapi tim internship program UPT Pusat Karir terdapat dari birokrasi kampus. Ia mengatakan bahwa pembuatan acara Job Fair ini disuruh oleh Rektor, akan tetapi dalam proses bekerjanya seperti sistem yang dilakukan pada organisasi, padahal UPT Pusat Karir bukan organisasi. “Gak ada proses efisiensi sehingga kita kadang ya repot hanya karena urusan begini. Padahal ada yang lebih prioritas, yaitu jalin kerjasama dengan eksternal.” keluhnya saat dihubungi Suaka via daring.

Baca juga:  Media Indonesia ‘Jangan’ Menyebarkan Berita Bohong Tentang Venezuela

Reporter: Gina Handayani/Magang

Redaktur: Harisul Amal

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas