Kampusiana

Asesor Akreditasi Meninjau Lima Tempat di UIN Bandung

Tim Asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) menyerahkan hasil asesmen lapangan kepada Rektor di Aula Anwar Musaddad UIN SGD Bandung, Jum’at (1/3/2019). (Lia Kamilah/Suaka)

SUAKAONLINE.COM – Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melakukan Asesmen Lapangan Akreditasi Perguruan Tinggi UIN SGD Bandung di Aula Anwar Musaddad Jum’at, (1/3/2019). Setelah beberapa hari melakukan perbaikan dan pemenuhan borang secara online, kini giliran tim asesor melakukan peninjauan secara langsung ke beberapa tempat. Perpustakaan, Ma’had Al-Jamiah, Fakultas Sains dan Teknologi, Rektorat, dan Aula Anwar Musaddad.

Tim asesor terdiri dari perwakilan setiap universitas dari seluruh Indonesia yang dipilih langsung oleh Kementerian Agama (Kemenag). Ahmad Thib Raya dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Yani Anshori dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Muhammad Zarlis dari Universitas Sumatera Utara Medan, Yuliandri dari Universitas Andalas Padang, dan Mamduh Mahmadah Hanafi dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Rektor UIN SGD Bandung, Mahmud menyampaikan bahwa dirinya sangat optimis akan mendapatkan nilai A. Setelah melengkapi borang dan melakukan berbagai revisi di berbagai sarana dan prasarana, banyak perubahan yang bisa dilihat dari sebelumnya. Menurutnya UIN SGD Bandung sangat layak dan telah memenuhi kriteria.

Selanjutnya Thib Raya seolah menjawab sambutan Mahmud, mengatakan bahwa sebenarnya nilai sudah ada ditangan tim asesor. Namun tetap peninjauan harus dilakukan secara sistematis, tim asesor harus terlebih dahulu melihat kondisi fisik lapangan. Juga memberi informasi pembinaan kepada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang di visitasi akreditasi. Setelah peninjauan lapangan, masuk tahap wawancara alumni dan mahasiswa, lalu tim asesor berkumpul kembali di Aula untuk mengambil kesimpulan.

“Borang dan nilai sudah dalam otak kami. Dokumen yang memperkuat pun sudah ada. Dan kini tinggal menyaksikan tayangan hasil kerja dan kondisi lapangan dibawah kepemimpinan Rektor Mahmud. Nilai akan kami umumkan sekitar seminggu dari visitasi ini berlangsung,” ujarnya.

Baca juga:  Pelepasan KKN Internasional UIN Bandung ke Malaysia

Menurut Inspektorat Jendral Kemenag, kualitas UIN SGD Bandung meningkat dari 68 menjadi 97,5 persen selama lima tahun terakhir. Dan memiliki sinergitas yang baik antar universitas, fakultas, dan jurusan dibuktikan dengan 15 jurusan yang terakreditasi A. Diperkuat juga oleh posisi alumni berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, baik dalam posisi jabatan kerja maupun melanjutkan jenjang pendidikan.

Dalam sesi tanya jawab antara tim asesor dan Rektor beserta wakil-wakilnya, ada beberapa pertanyaan yang mengarah pada rencana strategis kepemimpinan Mahmud. Diantara visi dan misi, evaluasi kinerja publikasi 2016-2018, audit akademik, komitmen mutu, kebijakan mutu dan jumlah program studi yang ada dan status akreditasi BAN-PT.

Setelah asesmen lapangan selesai dilakukan dan kesimpulan pun telah dilaksanakan, Suaka mewawancarai salah satu tim asesor, Yuliandri. Ia melakukan peninjauan ke Perpustakaan dan menyusuri jalanan untuk melihat sarana juga kebersihan lingkungan UIN SGD Bandung. Yuliandri sangat mengapresiasi sistem Information and Technology yang digunakan Perpustakaan yang lebih memudahkan mahasiswa mencari referensi buku.

Dengan luas tanah delapan hektar, menurutnya UIN SGD Bandung masih terlihat padat. Namun dengan pengembangan kampus dua dan kampus tiga itu dinilainya sangat bagus. Dan sejauh ini semua kriteria telah memenuhi. Selanjutnya hasil asesmen lapangan akan diserahkan kepada BAN-PT dan langsung akan ditentukan nilainya. Dan ia berharap agar visi misi wahyu memandu ilmu dalam bingkai akhlakul karimah bisa dipertahankan untuk menjadi tolak ukur kejayaan Islam.

”Sejauh ini, InsyaAllah mudah-mudahan semua kriteria terpenuhi. Hasil akan langsung kami kirimkan ke BAN-PT, nanti BAN-PT langsung yang menentukan nilainya. UIN SGD Bandung dengan visi dan misi memandu ilmu akhlakul karimah harus terus dipertahankan keagamaannya, karena UIN akan menjadi tolak ukur kejayaan Islam muncul.” ungkapnya.

Baca juga:  Pelepasan KKN Internasional UIN Bandung ke Malaysia

Lebih lanjut, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu, Dindin Jamaludin menyampaikan harapannya terhadap asesmen lapangan oleh BAN-PT ini. Langkah dan indikatornya sudah mendukung,  dengan persiapan yang tidak instan dan sinkronisasi data yang sulit. Ia berharap semuanya mendapatkan hasil yang memuaskan juga, agar bisa menjadi satu prestasi baru bagi mahasiswa, alumni, dosen, dan pimpinan, serta lembaga.

Reporter : Lia Kamilah

Redaktur : Harisul Amal

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas