Advertorial

Haminda Juarai Kompetisi Futsal Antar Santri se-Kota Bandung

Panitia menyerahkan piala kejuaraan sekaligus piala bergilir kepada juara Liga Santri 2019,
Himpunan Alumni Aminul Huda (Haminda), di Lapang Futsal Mayasari, Kota Bandung, Minggu (17/3/2018).  (Lu’lu Uswatun Hasanah/Suaka)

SUAKAONLINE.COM – Himpunan Alumni Aminul Huda (Haminda) menangkan kompetisi futsal antar santri se-Kota Bandung dalam ajang Liga Santri 2019, usai mengalahkan Keluarga Mahasiswa Alumnus Attaqwa (Kamasa) dengan skor 11-4, Minggu (17/3/2018).  Kompetisi ini berlangsung pada tanggal 14-17 Maret 2019 di Lapang Futsal Mayasari, Kota Bandung.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Darussalam (Ikada) Bandung  ini, mengantarkan tim futsal Haminda bertemu banyak lawan dari berbagai ikatan alumni pesantren, hingga lolos ke babak semi final melawan pesantren Husainiyah dengan skor 6-1 sebelum akhirnya melawan Kamasa di babak final.

Kapten tim futsal Haminda,  Cecep Sopyan mengatakan kemenangan ini menjadi prestasi yang bisa dibanggakan dan patut diapresiasi, juga untuk memperjuangkannya harus terus mengasah dengan seringnya berlatih secara terus menerus. “Dari pertandingan ini kami ambil hikmahnya aja dan alhamdulillah kita merasa senang, gembira dan juga kita dijamu sebaik mungkin oleh panitia,” ujarnya.

Ia juga menambahkan salah satu yang sulit dipertahankan adalah menjaga kekompakan. Karena para pemain banyak diantaranya yang tinggal jauh dari pondok pesantren dan telah memiliki kesibukan masing-masing. Selain itu, selama liga berlangsung adanya ketidak konsistenan dalam penempatan grup dan estimasi waktu yang terlalu lama.

“Karena ini kompetisinya regional, alumni pesantren sekarang susah buat kumpul karena udah pada jauh dan banyak yang susah dihubungi, tetapi alhamdulillah karena mahabbah mereka kepada ma’had dulu pernah mengaji di Aminul Huda jadilah mereka bisa menyempatkan waktu kepada pondok pesantren,” tambahnya.

Ketua Pelaksana Liga Santri, Dzulfikri Firdaus mengharapkan dengan terlaksananya liga santri ini bisa mempererat silaturahmi antar alumni pondok pesantren terkhusus daerah Bandung serta  alumni pondok pesantren pun tidak hanya pandai dalam mengaji saja tetapi bisa mengembangkan bakat terutama di bidang keolahragaannya pun berbuah prestasi.

Baca juga:  First Voter dalam Pusara Demokrasi Menjelang Pemilu

Kemudian ia juga menambahkan supaya liga santri terus berlangsung setiap tahunnya, dan kedepannya bisa mengagendakan acara-acara kesantrian lainnya secara meluas hingga luar Bandung, juga bisa mengasah kemampuan dan menjunjug sportipitas dari setiap alumni pesantren di bidang lainnya.    

“Liga santri ini adalah patokan awal kita untuk bisa menjalin ukhuwah antar pesantren jadi bukan setelah ini silaturahmi antar pesantren bubar begitu aja tapi lebih berkembang lagi dan sering berkumpul lagi dalam hal apapun.” pungkasnya.  

Reporter : Lu’lu Uswatun Hasanah

Redaktur : Lia Kamilah

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas