Kampusiana

UIN Bandung Kurangi Kuota Penerimaan Jalur SPAN-PTKIN

dok. Suaka

SUAKAONLINE.COM – Pengumuman kelulusan jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) telah diumumkan Senin, (1/4/2019) yang bisa diakses melalui laman http://pengumuman.span-ptkin.ac.id/page . UIN SGD Bandung di tahun 2019 menerima mahasiswa melalui jalur ini sebanyak 1121 orang dari 29 prodi yang diikut sertakan dalam SPAN-PTKIN.

Sekretaris Wakil Rektor I, Erihadiana mengatakan bahwa di tahun 2019 ini UIN SGD Bandung mengurangi kuota penerimaan mahasiswa dari 50 persen total penerimaan mahasiswa dari semua jalur, menjadi 30 persen. Hal tersebut disebabkan karena tidak capainya presentase mahasiswa yang meregistrasi. Presantase total yang meregistrasi hanya sampai 60 sampai 70 persen saja, tidak mencapai 100 persen.

“Kalau di tahun sebelumnya itu kouta SPAN 50%. Nah, tetapi karena banyak yang tidak registrasi ya, itu umum, di semua PTKIN di jalur prestasi, biasanya emang registrasinya 60-an persen lah. Maka, tahun ini diturunkan. Kita hanya ambil 30 persen dari SPAN. Kuotanya dikurangin jadi 30 persen. Tahun kemarin kan 50 persen,” hal tersebut disampaikannya kepada Suaka ketika dihubungi via daring.

Untuk jadwal pengisian data, dijadwalkan dari tanggal delapan sampai 12 April. Erihadiana mengatakan, awalnya panitia pusat mengagendakan di bulan Mei. Namun kemudian mereka menyerahkan hal tersebut kepada masing-masing universitas. “Kalau untuk pengisian data itu tanggal delapan April sampai 12. Jadi, panitia nasional itu menjadwalkannya Mei, tapi ternyata itu diserahkan kepada perguruan tinggi masing-masing. Kita turunkan lagi ke April,” ujarnya.

Ia melanjutkan, ada 29 jurusan yang diikut sertakan dalam SPAN-PTKIN. 24 jurusan agama dan lima jurusan umum yang berada dalam fakultas Tarbiyah dan Keguruan. “Kebanyakan yang agama. Kecuali yang dari tarbiyah, ada Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Fisika, Pendidikan Kimia, itu masuknya ke SPAN. Tapi kalau yang, matematika sains, fisika sains itu masuknya lewat SNMPTN.” Tutupnya.

Baca juga:  UTBK UIN Bandung Tampung 8990 Peserta

Ia menambahkan, kemudian Pendidikan Biologi menerima mahasiswa sebanyak 36 siswa, Pendidikan Fisika 24 siswa,  Pendidikan Kimia 24, Pendidikan Matematika 36 siswa, Pendidikan Bahasa Arab 48 siswa, Pendidikan Bahasa Inggris 36 siswa, Bahasa dan Sastra Arab 48 siswa, Sejarah Peradaban Islam 48 siswa, Pengembangan Masyarakat Islam 41 siswa, Komunikasi dan Penyiaran Islam  35 siswa, Manajemen Dakwah 41, Hukum Tata Negara 24 siswa, Perbandingan Madzhab dan Hukum 27 siswa, Hukum Keluarga 41 siswa, Aqidah dan Filsafat Islam 27 siswa

Studi Agama-Agama 34 siswa, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 68 siswa, Tasawuf Psikoterapi 54 siswa , Manajemen Pendidikan Islam 24 siswa, Pendidikan Agama Islam 72 siswa, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 36 siswa, Hukum Pidana Islam 27 siswa, Hukum Ekonomi Syariah 41 siswa , Pendidikan Islam Anak Usia Dini 24 siswa, Bimbingan Konseling Islam  54 siswa, Ilmu Hukum 27 siswa, Manajemen Keuangan Syariah 54 siswa, Ekonomi Syariah 28 siswa, dan Akuntansi Syariah 27 siswa. Total 29 jurusan.

Seorang calon mahasiswa jurusan Hukum Keluarga yang lulus melalui jalur SPAN PTKIN, Nanta Setia mengatakan bahwa ia mendapatkan kendala kurangnya informasi mengenai pengisian data, daftar ulang dan sebagainya. Setelah mengetahui bahwa dirinya lulus, ia melakukan pengecekan ke laman yang ditujukan, namun ia tidak mendapatkan informasi apa-apa. Selain informasi SNMPTN dan berita-berita kampus.

“Pertama kan udah lulus, terus disuruh cek informasi daftar ulang di bawah ini, dibawah itu ada link kan, nah, Nanta klik link nya. Setelah itu keluarnya website doang. Pas dicari-cari lagi enggak ada soal daftar ulang SPAN, adanya paling tulisan-tulisan gitu, soal SNMPTN sama berita-berita universitasnya, yang lainnya gak ada. Jadi, kurang informasi gitu.” pungkasnya ketika dihubungi via daring.

Baca juga:  PIAUD UIN Bandung Menggelar Festival Anak

Reporter: Awla Rajul/Magang

Redaktur: Harisul Amal

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas