Kampusiana

UIN Bandung Raih 18 Medali di PIONIR IX

Dok. Humas UIN SGD Bandung

SUAKAONLINE.COM – Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (Pionir) IX Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKIN) se-Indonesia yang berlangsung di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang telah rampung dilaksanakan. UIN SGD Bandung mendapatkan peringkat juara umum ketiga dengan total perolehan 18 medali dari 36 cabang yang diikuti. Sedangkan untuk juara pertama diraih oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan juara kedua diraih oleh UIN Sunan Ampel Surabaya. 

Lima medali emas dari cabang Inovasi Media Pembelajaran, Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) , Debat Bahasa Arab, Tae Kwon Do Poomsae, dan Catur. Tiga medali perak dari cabang Karate, Bola Voli, dan Musabaqah Hifdzil Qur’an. 10 medali perunggu dari cabang Tenis Meja Tunggal dan Ganda putri, Catur, Bulu Tangkis, Karya Tulis Ilmiah Ilmu-ilmu Sosial, Karate putri, Bussines Plan, Catur putra, dan Musabaqah Hifdzil Qur’an 30 juz putra dan putri.

“Alhamdulillah dari 56 peserta yang dikirimkan, kita menjadi juara tiga dengan total perolehan 18 medali. Lima emas, tiga perak, dan 10 perunggu. Pencapaian yang sangat baik dibanding tahun sebelumnya,” ujar Staf bagian Kemahasiswaan, Aep Saepudin, Selasa (23/7/2019). 

Aep mengatakan bahwa dirinya sangat bangga dengan perjuangan para peserta di Pionir IX kemarin. Semuanya melakukan dengan memberikan kemampuan terbaiknya meskipun dirinya juga menyayangkan banyak terjadi kecurangan. Namun penghargaan terbesar akan diberikan kampus kepada mereka yang berhasil mengharumkan nama lembaga dikanca nasional.

Pemenang lomba cabang Debat Bahasa Arab, Vera Febryani mengaku tidak menyangka bahwa dirinya dengan Hojjatullah Ali bisa meraih juara pertama. Ada beberapa instansi yang jadi rival berat karena sebelumnya mengikut lomba Debat Bahasa Arab di Qatar, membuat dirinya dan tim sempat pesimis memenangkan lomba.

Baca juga:  Serah Terima Gedung Sport Center Bank BJB Syariah - UIN Bandung

“Jujur sih awalnya aku udah gak percaya sama kemampuan diri sendiri. Tapi ternyata dengan usaha yang kuat dan do’a dari berbagai pihak yang mendukung, Alhamdulillah we got it,” ungkap mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Arab tersebut, Rabu (24/7/2019).

Hal yang sama dirasakan oleh pemenang lomba cabang Bussines Plan Rizqy Sulaiman jurusan Manajemen Keuangan Syariah (MKS). Ia mengatakan bahwa sempat tidak percaya diri ketika dilontari beberapa pertanyaan oleh dewan juri. Dengan menggunakan satuan standar Bussines Model Canvas (BMC) yang baru dipelajarinya setelah Technical Meeting, ia mendapat evaluasi dan perbaikan hingga akhirnya memenangkan juara tiga. 

Ia pun berharap semoga ilmu yang didapat bisa bermanfaat dalam kehidupan berbisnis yang nyata bukan hanya sekedar rencana. Dan untuk peserta lomba selanjutnya yang akan mewakili UIN SGD Bandung, ia berpesan untuk mempersiapkan ide-ide yang baik tentunya ditunjang dengan data dan fakta yang relevan.

Reporter : Lia Kamilah

Redaktur :  Harisul Amal

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas