Advertorial

MTMA: Memupuk Intelektualitas dalam Masa Ta’Aruf


Wakil Dekan III, Dadan Rusmana tengah membuka acara Masa Ta’aruf Mahasiswa Adab (MTMA) yang diselenggarakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Adab dan Humaniora di GOR Bulutangkis UIN SGD Bandung, Minggu (15/9/2019). (Hasna Fajriah/Suaka)

SUAKAONLINE.COM- Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Adab dan Humainora mengadakan acara Masa Ta’aruf Mahasiswa Adab (MTMA) 2019 yang diselenggarakan di Gor Bulutangkis, UIN SGD Bandung, Minggu (15/9/2019). Acara ini merupakan acara tahunan mengenai pengenalan budaya masing-masing jurusan yang dilakukan di tingkat fakultas.

Dengan mengusung tema “Memupuk Intelektualitas Mahasiswa Melalui Lestari Rasa, Sejarah dan Budaya”, kegiatan  ini bertujuan untuk memupuk kebersamaan dan keharmonisan para mahasiswa baru dengan segenap keluarga mahasiswa Adhum. Yaitu dengan adanya masa ta’aruf untuk bisa saling mengenal

Masa ta’aruf ini dibuka dengan sambutan dari Wakil Dekan III, Dadan Rusmana yang mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru yang telah resmi menjadi mahasiswa UIN SGD Bandung. Ia berharap dengan diadakanya acara ini dapat memberikan pemahaman yang baik mengenai fakultas kepada mahasiswa baru. Dalam sambutannya beliau juga mengatakan bahwa  jati diri kita sebagai mahasiswa itu harus berperan dan beridentitas.

“Definisi kita sebagai mahasiwa dibagi menjadi tiga. Berperan sebagai akademisi, menjadi organisatoris sebagai kebutuhan diri, dan jika perlu menjadi aktivis yang bisa ikut turun langsung dalam kegiatan  masyarakat sebagai aktualisasi diri kita supaya kita punya pengalaman dan kepantasan diri,” ujarnya.

Kegiatan MTMA ini merupakan yang ketiga kalinya diselenggarakan oleh Dema-F. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya kegiatan, MTMA tahun ini dilakukan di dalam ruangan agar lebih kondusif. Menurut Ketua Dema-F Thoriqul Farhan dalam kegiatan masa ta’aruf yang dihadiri oleh 630 mahasiswa baru ini lebih membuka ruang kepada semua unsur yang ada di dalam fakultas seperti komunitas, organisasi dan lain sebagainya.

“Diadakanya acara ini adalah untuk lebih memperkenalkan kepada mahasiswa baru dunia kemahasiswaan khususnya yang ada di tataran fakultas Adhum, kemudian perbedaanya jika dua tahun berturut-turut itu kegiatan selalu outdoor karena memakai konsep berbaur dengan alam, tapi hari ini konsep dari panitia itu ingin indoor agar kegiatan juga lebih kondusif seperti itu,” jelas Thoriqul kepada Suaka.

Baca juga:  Menunggu Hasil Keputusan Penyesuaian UKT 2019

Mahasiswa baru jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, Tia Kusuma Safitri mengaku sangat antusias dengan diadakannya masa ta’aruf. Ia bisa lebih dalam mengenal mengenai kebudayaan yang ada di masing-masing jurusan di fakultas Adab dan Humaniora.

“Seru sih acaranya kita jadi lebih tahu tentang fakultas kita sendiri bisa kenal dengan teman berbagai jurusan. selain itu juga mengasah kepercayaan diri dan menambah pengalaman juga.” ungkapnya.

Reporter : Yorin Zela

Redaktur : Lia Kamilah

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas