Kampusiana

Serah Terima Gedung Sport Center Bank BJB Syariah – UIN Bandung


Direktur Bank BJB, Dadang Iskandar menyerahkan kunci Sport Center secara simbolik kepada rektor UIN SGD Bandung, Mahmud di Aula Gedung Rektorat, O Djauharuddin AR, Kamis, (17/10/2019). (Awla Rajul/Suaka).

SUAKAONLINE.COM – Acara serah terima Gedung Sport Center Bank BJB Syariah dengan UIN SGD Bandung berlangsung di Aula Gedung Rektorat, O. Dhauharuddin AR, Kamis, (17/10/2019). Proses serah terima ditandai dengan pemberian kunci secara simbolik oleh Direktur Bank Bjb Syariah, Dadang Iskandar kepada rektor UIN SGD Bandung, Mahmud. Di dalam Sport Center tersebut terdiri dari satu lapangan yang bisa digunakan untuk futsal, badminton, voli, dan basket. 

Mahmud mengatakan bahwa Bank Bjb Syariah sudah bekerja sama dalam banyak hal dengan UIN SGD Bandung, sehingga banyak bantuan yang diberikan. Hal tersebut juga menunjukan sinergitas antara kedua. Mahmud menjelaskan tiga alasan kenapa memilih bekerja sama dengan Bank BJB Syariah. Yang pertama karena UIN SGD Bandung merupakan universitas Islam dan bank Syariah. Kemudiah karena alasan regional, dan programnya yang bagus. 

“Tadi kan sudah saya ceritakan kenapa saya mengambil BJBS, karena sesama Syariah, kita juga universitas Islam. Yang kedua juga sesama Jawa Barat. Yang ketiga ya dalam konteks CSRnya juga luar biasa. Bayangkan kita nerima Sport Center, kan kalau kita nunggu dari kemampuan kita juga kapan kan, gitu,” ujarnya ketika ditemui di depan Gedung rektorat. 

Mahmud melanjutkan bahwa nantinya selain dipakai sebagai Sport Center, Gedung tersebut akan digunakan sebagai masjid sementara kampus dua. “Kemarin saya sudah intruksikan kepada teman-teman di kampus dua supaya mulai jum’at ini, shalat jum’at jangan lagi di Polda. Saya sedih juga kalau umpamanya mahasiswa mau shalat tapi diperiksa tas nya. Ya gak salah, itu kan SOP nya mereka. Jadi sekarang mah shalat jumatnya di sport centre yang dibuat oleh BJB. Bersama supaya bertambah juga untuk BJB,” ungkapnya ketika memberikan sambutan. 

Baca juga:  Taekwando UIN Bandung Kembali Menggelar Turnamen Nasional

Pemimpin BJB Cabang Bandung, Yusuf Abadi bercerita bahwa Bank BJB bekerjasama dengan UIN SGD Bandung ketika Mahmud baru diangkat menjadi rektor. Mahmud menginginkan adanya terobosan baru. Mahmud lalu menugaskan kepada pihak Bank BJB agar transaksi yang dilakukan oleh pegawai, dosen, dan karyawan di UIN halal. Kemudian bank BJB menyampaikan akad, produk, prinsip, dan sebagainya kepada Mahmud. Lantas alasan Syariah, kesamaan daerah dan niat memajukan daerah menjadi pertimbangan. 

Lalu diadakannya beuty contest untuk mempertemukan antar bank dan melihat kelebihan dan kekurangan. “Bjb syariah bisa kasih apa? Kita pun sama. Jadi dana-dana bapak percayakan ke kami. Kan ada tu dana mahasiswa dan gak sekali habis ya. Jadi ada pengendapannya. Nah pengendapan itu yang dipercayakan ke kami. Kami nanti akan mengusahakan. Jadi kami akan bermuamalah dengan dana tadi. Salah satunya dengan akad mudharabah, yaitu bagi hasil. nanti kami kalau ada hasilnya, kami berbagi dengan bapak,” kenangnya ketika ditemui di kantor kas cabang UIN SGD Bandung. 

Sport Center ini merupakan hasil dari akad kedua. “Pak Mahmud mau melanjutkan kerjasama lagi, nah bank BJB menawarkan apa ni, lalu ketika ikut beauty class lagi. Lalu beliau terpikat pada sport center, mobilkan masih pada bagus, keren gitu. Jadi ini akad yang kedua mengahasilkan sport center untuk dana yang bergulir lagi,” pungkasnya. Saat sambutan, Mahmud sempat bergurau persoalan masjid agar bisa juga dirampungkan melalui kerjasama dengan Bank BJB Syariah. 

Yusuf menanggapi positif hal tersebut. Ia mengatakan bahwa jika disana akan banyak yang berdoa untuk Bandung, UIN, dan BJB hingga mendatangkan berkah, ia sangat mendukung hal tersebut. “Kalau saya sepakat, saya sepakat. Karena mesjid kan buat apa? Buat ibadah. Kalau ibadah kan berdoa dong. Kira-kiranya kalau banyak orang berdoa buat Bandung, buat UIN, buat Bjb, kira-kira berkah gak? Yang penting kan berkah. Kalau kita ngedukung, Insya Allah.” Tutupnya mengakhiri wawancara. 

Baca juga:  Jadwal Wawancara Tahap Satu

Nantinya gor yang lama setelah dikaji ulang akan direncanakan untuk menjadi bangunan parkir spiral. Hal tersebut, disadari Mahmud untuk mengurangi ketidaknyamanan parkir di lingkungan kampus satu UIN SGD Bandung. Nantinya akan dilakukan kerjasama dengan pihak ketiga untuk membangun bangunan parkir tersebut. 

Reporter: Awla Rajul

Redaktur: Harisul Amal

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas