Advertorial

Saintek Cup 2019: Membangun Harmonisasi Antar Tujuh Jurusan

Wakil Dekan III, Aep Saepulloh, sedang meresmikan pembukaan Saintek Cup 2019 di Aula Fakuktas Sains dan Teknologi Sabtu, (14/12/2019). Opening ceremony ini membuka tujuh cabang olahraga. (Yorin Zela/Suaka)

SUAKAONLINE.COM- Dewan Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi UIN SGD Bandung mengadakan grand opening peresmian Saintek Cup 2019, dengan mengusung tema “Tunjukan Prestasi Dengan Olahraga” di Aula Fakultas Saintek, Sabtu, (14/12/2019). Saintek Cup ini merupakan program tahunan yang diadakan rutin setiap tahunnya oleh Dema-F dimana salah satu tujuan diadakannya acara ini adalah untuk memperkuat tali silaturahmi antar jurusan.

Terdapat tujuh cabang olahraga yang dilombakan diantaranya kompetisi Futsal, Volly, Basket, Tenis Meja, Bulu Tangkis, Catur dan E-Sport. Berlangsung tanggal 14-28 Desember dimana semua perlombaan ini diikuti oleh partisipasi aktif dari Mahasiswa/I yang menjadi perwakilan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) diruang lingkup Saintek.

            Tidak hanya diperuntukan untuk mahasiswa saja namun Saintek Cup ini juga ada satu cabang olahraga yang diperuntukan khusus untuk Dosen. “Yang sekarang itu ada tambahan badminton khusus Dosen soalnya kemaren pun karena atensinya cukup besar juga dari kegiatan ini dan Dosenpun juga ingin merasakan gitu kegiatan jadinya untuk ranah dosen juga kita bua,” tutur Ketua Dema-F.

Acara yang diselenggarakan oleh Dema-F Saintek yang berada dibawah naungan bidang seni dan olahraga ini adalah sebagai sarana untuk mewadahi Mahasiswa dalam bidang minat dan bakat khususnya dalam bidang olahraga. selain itu tujuan utama dari diselenggarakannya acara ini adalah untuk membangun harmonisasi antar jurusan yang ada di saintek melalui kompetisi yang nantinya tetap bisa menjungjung tinggi sportivitas.

Peresmian acara Saintek  dibuka oleh Wadek III Aep Saepulloh dengan pemukulan gong di Aula Saintek, dalam sambutannya ia memberikan apresiasi yang positif atas terselengaranya kegiatan. “Saya berikan apresiasi yang positif dan luar biasa atas terselenggaranya acara ini karena kegiatan  ini sangat penting untuk pembinaaan karakter, dimana karakter bertanggung jawab, karakter disiplin, ada disini,” ujarnya.

Aep menambahkan bahwa kedepan tidak ada lagi terjadi pertengkaran, perselisihan antar supporter apapun bentuknya dan dengan tegas atas otoritasnya sendiri jika nantinya terjadi perselisihan di lapangan maka bukan hanya diberikan sanksi atau point tetapi langsung di diskualifikasi dan tidak diperbolehkan ikut di tahun berikutnya, maka dari itu ia nantinya akan mengapresiasi supporter terbaik pada tahun ini.

“Ada hadiah atau piala bergilir dari Dekan nantinya untuk supporter terbaik. kriterianya supporter terkompak, suportif, kemudian ada kriteria menjaga ucapan lisan dalam mendukung tim, perilaku yang kondusisf, tidak ada ucapan yang kasar-kasar apalagi rasis, nah itu tolong saya minta nanti ada tim yang menilai supporter terbaik untuk itu.” Pungkasya.

Reporter : Yorin Zela

Redaktur : Lia Kamilah

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas