Galeri

Cintai Taman Bersama Komunitas Culindra

culindra-istimewa

Ilustrasi

SUAKAONLINE.COM, BANDUNG — Komunitas Culindra merupakan komunitas yang bergerak dalam melestarikan taman kota. Shitta Natashia dan anak-anak muda Bandung lainnya membentuk komunitas ini pada tanggal 21 November 2011. Ide ini dilandasi oleh kesadaran akan kebutuhan masyarakat terhadap ruang-ruang publik kota, khususnya ruang terbuka hijau.

Shitta mengatakan, komunitas ini berawal dari kegiatan bersepeda. “Dari jaman ngampus kita suka pakai sepeda dan kita suka ngumpulnya di taman, kalau ke mall kan sepedanya gak bisa diparkir,  suka diribetin sama satpamnya. Dan ternyata enak banget kita kumpul di taman,” tuturnya saat ditemui di SMAN 5 Bandung, Sabtu (1/3) lalu.

Dari kegiatan tersebut, berlanjut dengan membuat event-event kecil di taman. Shitta menjelaskan, ia dan teman-temannya sering mengadakan piknik-piknik-an, bikin event yang sederhana sekali. Tapi yang penting orang-orang tahu bahwa di taman itu kita bisa berkegiatan.

“Culindra itu sebenarnya nama tokoh fabel tentang burung gagak. Culindra ini punya teman namanya Cantika dan dia tidak suka jika menjadi burung gagak. Cantika ingin menjadi burung merak.  Nah Culindra yang menyadarkan Cantika kalau dirinya harus menerima jadi burung gagak. Dari kisah itu, saya ingin mengingatkan teman-teman untuk berbuat baik dan untuk menyadari kalau kita membutuhkan ruang terbuka hijau, ya taman salah satunya,” ujar Shitta selaku Ketua Komunitas Culindra saat ditanya filosofinya.

Menurut dia, harusnya dalam satu kota itu ada skala tertentu berapa persen ruang terbuka hijaunya, berapa persen bangunan. “Sebenarnya ruang terbuka hijau itu kebutuhan semua masyarakat kota,” ungkapnya.

Ia mengatakan, kenapa orang Indonesia merasa tidak perlu ruang terbuka hijau? Karena tidak diciptakan oleh pemerintahnya. Tapi, sekarang ia sangat mengapresiasi sudah ada kemajuan dari Pemerintah Kota Bandung dalam urusan taman kota. Komunitas Culindra ini telah dipercayai oleh Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung dan telah bekerjasama.

Shitta Natashia berharap, “Bandung bisa dengan ruang terbuka hijaunya mengajak masyarakat mengurangi pergi ke mall dan hidup konsumtif. Dan yang penting masyarakat mau menjaga fasilitas taman, jaga kebersihan dan melakukan hal positif,” sarannya.

Reporter : Anjar Martiana/Magang

Redaktur : Adi Permana

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas