Galeri

HAMAS Tuntut Rektor UIN Bandung Turun dari Jabatannya

DSC_0289

Aksi demonstrasi yang dilakukan Himpunan Aksi Mahasiswa Sunan Gunung Djati (HAMAS), Jumat (28/3) yang menuntut turunnya Deddy Ismatullah dari jabatannya sebagai Rektor UIN SGD Bandung. (Foto: Adi Permana/Suaka)

SUAKAONLINE.COM — Aksi demonstrasi yang dilakukan Himpunan Aksi Mahasiswa Sunan Gunung Djati (HAMAS), Jumat (28/3) menuntut Deddy Ismatullah untuk turun dari jabatannya sebagai Rektor UIN SGD Bandung.

Demo yang dimulai dari Gedung Syariah dan Hukum ini diiringi dengan orasi yang berisi kekecewaan mahasiswa akan keberpihakan rektor pada salah satu Partai Politik beserta capresnya. HAMAS pun membawa keranda mayat dan aksi teatrikal di depan Gedung Fisip.

“Masa awal itu 250 tapi, kalo dilihat begini 300 orang ada. Tujuan kami melakukan demo itu karena bentuk akumulasi dari kekecewaan kami sebagai mahasiswa. Sebelumnya kami juga sudah megadakan survey terkait kinerja rektor hari ini. Dengan hasil 85 peren dari 200 responden mengatakan bahwa Prof. Dedi gagal dalam membawa UIN ke arah yang lebih baik,” tutur Faiz, Koordinator Lapangan  demonstrasi.

Aksi dilanjutkan dengan salat jenazah di depan Gedung Rektorat, yang dipimpin oleh Faiz. Aksi tersebut mendapat pengawalan yang ketat dari Satuan Pengaman (Satpam) UIN SGD Bandung. Massa aksi sempat membakar ban di depan Gedung Rektorat, namun taka da bentrokan yang terjadi.

“Secara prinsip, sepanjang menyalurkan aspirasi dalam bentuk-bentuk yang normatif, saya selalu menghormati itu.  Seharusnya kalau bentuk bakar-bakaran dan corat-coret itu tidak perlu dilakukan. Yang baik itu menyampaikan dalam bentuk-bentuk formal, audiensi, dan surat. “ papar Ali Ramdani selaku Wakil Rektor III ketika menanggapi aspirasi para demonstran.

Reporter : Anne Maulidiana/Magang

Redaktur : Adi Permana

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas