Opini

Belajar Dari Perubahan Wujud Zat

oleh Anniza El-Rahmah*

Apabila kita mengingat istilah wujud zat maka kita akan langsung teringat pelajaran Fisika di SMP atau SMA. Ya, zat yang selama ini kita kenal memiliki tiga wujud yaitu padat, cair dan gas. Semua wujud tersebut bisa berubah-ubah sesuai dengan usaha yang dilakukan. Zat padat bisa berubah menjadi cair apabila dipanaskan, demikian pula zat cair bisa berubah menjadi padat apabila didinginkan. Semua perubahan tersebut dapat terjadi karena adanya usaha yang dikenai terhadap masing-masing zat tersebut.

Perubahan wujud zat pada dasarnya terbagi menjadi dua macam, yaitu perubahan wujud zat yang memerlukan kalor (panas) dan perubahan wujud zat yang melepaskan kalor. Kesemuanya itu biasa dirangkum dengan bentuk segitiga. Seperti di bawah ini.

Semua konsep perubahan wujud zat tersebut apabila kita teliti dan telaah sejalan dengan konsep hidup bermasyarakat dan konsep kesuksesan. Juga sejalan dengan keteraturan yang ada yang merupakan sunatullah, suatu hukum alam yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.

Perubahan wujud zat ini pada dasarnya terdiri dari perubahan wujud zat yang memerlukan kalor dan melepaskan kalor. Demikian pula halnya dengan konsep kehidupan bermasyarakat yaitu take and give, menerima dan memberi. Islam selalu mengajarkan umatnya untuk hidup bermasyarakat saling menolong antara satu sama lain.

Inilah salah satu hikmah kenapa manusia tidak diciptakan sempurna. Selalu memiliki kekurangan dan kelebihan. Supaya dapat saling menolong dan melengkapi satu sama lain. Bayangkan saja kalau semua manusia tidak memiliki kekurangan sama sekali, maka akan sangat egoisnya kita, tidak memerlukan lagi pertolongan orang lain. Kehidupan bermasyarakat pun tidak akan seperti sekarang. Dunia ini akan beku seperti es. Beku dari percakapan dan tegur sapa antara sesama makhluk ciptaan-Nya. Semua manusia akan mengerjakan pekerjaannya masing-masing.

Pelajaran kedua yang dapat diambil yaitu mengenai konsep kesuksesan. Untuk melakukan perubahan wujud suatu zat perlu ada usaha yang dikenai terhadap zat tersebut sehingga akhirnya bisa berubah ke wujud zat yang lain. Misalnya zat cair berubah menjadi uap harus mengalami proses pemanasan terlebih dahulu. Tidak serta merta berubah menjadi uap. Zat cair berubah menjadi padat perlu didinginkan terlebih dahulu.

Pemanasan dan pendinginan itu pun memerlukan proses yang tidak sebentar. Misalnya ketika pemanasan zat cair menjadi uap, zat cair yang dipanaskan pada awalnya mendidih sebagian yaitu pada bagian bawahnya, kemudian lama kelamaan naik dan mendidih dengan adanya gelembung-gelembung air. Setelah melewati titik didih tertentu kemudian timbul uap-uap air. Demikian pula zat cair apabila didinginkan, misalnya disimpan dilemari es. Zat tersebut akan membeku dengan perlahan, lama kelamaan setelah mencapai suhu tertentu semua zat cair berubah menjadi padat.

Demikian pula dengan konsep kesuksesan yang islam ajarkan. Untuk mencapai suatu kesuksesan kita harus melewati tahapan-tahapan tertentu. Karena yang akan dinilai adalah proses yang kita laksanakan untuk mencapai kesuksesan tersebut. Sesuatu yang kita raih tidak akan terasa manis apabila tanpa perjuangan dan proses yang berarti. Untuk meraih gelar sarjana pun kita harus melalui beberapa ujian. Jenjang pendidikan selalu dilakukan secara bertahap dari mulai TK, SD, SMP, SMA, perguruan tinggi.

Sebagaimana kata pepatah lama yaitu “berakit-rakit dahulu bersenang-senang kemudian”. Suatu proses pembelajaran yang panjang merupakan suatu pengalaman yang sangat penting dan berharga bagi diri kita sendiri. Janganlah berharap sukses sebelum melakukan sesuatu, karena kesuksesan itu harus dibayar dengan harga yang sangat mahal. Yang terpenting kita harus sabar dan tidak mudah putus asa. “Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”.

*Penulis adalah mahasiswa Pendidikan Kimia Semester VIII UIN Bandung dan Anggota Forum Lingkar Pena Bandung

1 Comment

1 Comment

  1. baiq putri

    23 Oktober 2015 at 09:48

    kurang mengerti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas