Kampusiana

Informasi Simpang Siur, Maba Dibuat Kebingungan

 

Mahasiswa baru UIN SGD Bandung sedang mengikuti pelaksanaa  Ta'aruf Orientasi Pengenalan Akademik 2014. (Foto: Dede Lukman/Suaka)

Mahasiswa baru UIN SGD Bandung sedang mengikuti pelaksanaa Ta’aruf Orientasi Pengenalan Akademik 2014. (Foto: Dede Lukman/Suaka)

SUAKAONLINE.COM – Mahasiswa Baru (Maba) UIN SGD Bandung tahun 2014 mengeluhkan pelayanan informasi dan penjadwalan pembagian fasilitas Ta’aruf Orientasi Pengenalan Akademik. Pasalnya, beberapa titik lokasi mengalami perubahan tempat dan waktu. Seperti di Fakultas Adab dan Humaniora, Syariah dan Hukum, Sains dan Teknologi, Tarbiyah dan Keguruan.

Mulia Nur Amaliah misalnya, ia mengatakan ada ketidakjelasan informasi karena banyaknya sumber informasi yang menyebutkan titik lokasi yang berpindah-pindah. “Saya bingung, kakak panitianya bilang ke sini, tapi panitia berikutnya bilangnya ke sana,” ungkapnya pada Suaka saat mengambil fasilitas Ta’aruf, Rabu (27/8/2014).

Hal itu dibenarkan oleh panitia bidang koordinator publikasi dan dokumentasi, Faisal Al-Farisy. Ia menyatakan, memang terjadi sedikit simpangsiur antara panitia, dikarenakan membludaknya jumlah Maba. Sehingga panitia harus mengambil keputusan lain. “Miss komunikasi memang sempat ada antara panitia, tapi bisa diatasi,” tuturnya.

Faisal juga menjelaskan, awalnya pembagian fasilitas Ta’aruf idealnya di sekitar Aula lama, namun dikarenakan adanya penerimaan jalur ujian mandiri gelombang ke dua, maka panita mencari jalan keluarnya, sehingga panitia membagi beberapa titik, yaitu di Gazebo dan di depan Aula baru. Keputusan yang diambil itu menurutnya, memang untuk kebaikan semua.

“Setelah diamati lagi, ternyata di Aula baru juga kami rasa tidak akan kondusif, karena adanya stand-stand dekorasi,” ungkapnya. Ia juga menambahkan, hal itu dikhawatirkan Maba dapat merusak stand dekorasi. Setelah dari Aula baru, panitia kembali membagi wilayah Fakultas Tarbiyah, Saintek dan Syariah. Seperti pada Fakultas Tarbiyah yang ditempatkan di Gedung Olahraga.

Selain itu, pemindahan waktu juga terjadi di Fakultas Adab dan Humaniora yang berpindah dari pukul 10.00 WIB menjadi pukul 14.00 WIB. “Untuk di Gazebo, dikarenakan banyaknya mahasiswa, yang tadinya tiga fakultas dalam satu waktu, pecah menjadi satu Fakultas. Sehingga ada perubahan waktu,” ungkap Faisal.

Baca juga:  PMB Mandiri Prestasi UIN Bandung Libatkan 17 Cabang Olahraga

Di sisi lain, Sri Heidi Syah Putri berharap untuk ke depannya bisa lebih baik lagi. Selain sistem penjadwalan, ia berharap pelayanannya pun ditingkatkan lagi. ”Seperti adanya tenda saat mengantri pembagiaan fasilitas,” tuturnya.

Reporter : Fitri Andani

Redaktur : Adi Permana

3 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas