Kampusiana

UIN Bandung Klarifikasi Soal Berita Binpers

(Dok. Suaka)

(Dok. Suaka)

SUAKAONLINE.COM – UIN SGD Bandung melalui Hubungan Masyarakat (Humas) mengeluarkan surat klarifikasi terkait pemberitaan negatif di Tabloid Berita Investigasi Nasional yang dimuat pada Rabu (15/10/2014). Dalam surat tersebut diklarifikasi soal Dana Sumbangan Pendidikan (DSP), Bantuan Operasional Perguruan Tinggi (BOPT), beasiswa Bidikmisi dan parkir berbayar.

(Baca juga : Lembaga KPK PAN-RI Akan Laporkan Rektor UIN Bandung)

Menurut surat tersebut, tidak benar adanya penyalahgunaan kuota Bidikmisi untuk UIN SGD Bandung. Berdasarkan ketentuan dari Kementerian Agama RI telah menetapkan bahwa kuota Bidikmisi untuk UIN SGD Bandung yaitu sebanyak 130 orang dan 10 orang di antaranya diperuntukan untuk mahasiswa program Afirmasi Pendidikan Tinggi Islam (ADIKTIS) untuk putra putri asal Provinsi Papua dan Papua Barat.

“Sehingga yang dapat direalisasikan untuk Bidikmisi UIN SGD Bandung sebanyak 120 orang di luar jatah mahasiswa Provinsi Papua dan Papua Barat,” jelas isi surat klarsifikasi tersebut.

Kemudian, tidak benar adanya pungutan kepada mahasiswa, kecuali SPP, Praktikum, Perpustakaan dan Dana Sumbangan Pendidikan dari hasil persetujuan Menteri Keuangan tentang tarif layanan pendidikan. “Penggunannya sesuai dengan rencana bisnis anggaran (RAB) dan rencana anggaran Kementerian/Lembaga (RAKL) UIN SGD Bandung.

Selain itu, soal penggunaan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2013 sudah diaudit oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI dan BPK. Dengan surat dari Kementerian Agama dapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

Lebih lanjut, dalam surat tersebut juga dijelaskan bahwa benar pada 2013 melalui DIPA dari Kemenag mendapat dana BOPTN. Dan telah digunakan sesuai rencana anggaran Kementerian/Lembaga UIN SGD Bandung dengan jumlah total 37.162.000.000,-

Sementara untuk parkir, sampai saat ini UIN tidak pernah mengeluarkan kebijakan mengenai pengelolaan parkir harus bayar atau dipungut biaya.

“Dalam rapat Wisuda yang ke-60 UIN SGD Bandung pada Kamis (26/9/2014) masalah parkir pada waktu pelaksanaan Wisuda UIN tidak sedikit pun mengeluarkan statement atau kebijakan parkir harus berbayar,” kata Humas dalam surat tersebut.

Berikut lampirannya : Surat Klarifikasi Tentang Pemberitaan UIN SGD Bandung dari Media Online Tabloid Berita Investigasi Nasional

Reporter : Adi Permana

 

9 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas