Kampusiana

Kendaraan Pribadi Padati Lahan Parkir UIN Bandung

Sejumlah kendaraan peribadi parkir di bahu jalan di UIN SGD Bandung. (Foto: Dede Lukman Hakim)

Sejumlah kendaraan peribadi parkir di bahu jalan di UIN SGD Bandung. (Foto: Dede Lukman Hakim)

 

SUAKAONLINE.COM – Lahan Parkir di UIN SGD Bandung semakin hari terus mengalami peningkatan kendaraan. Di antanya kendaraan sepeda motor dan mobil yang memadati semua lahan yang ada di kampus, termasuk lahan yang baru dibuka oleh pihak kampus.

Pon Supardi, selaku kepalaSatpam UIN SGD Bandung mengatakan bahwa lahan parkiran di UIN Bandung memang sangat terbatas. Dengan terbatasnya lahan, maka akan dilakukan pertambahan lahan parkiran.

“Lahan akan ditambah,mulai di belakang perpustakaan, di Gazebo Fakultas Dakwah dan Komunikasi, di depan Aula Baru, serta yang sekarang dikerjakan di Depan Rektorat,” ujarnya saat ditemui Suaka, Rabu (05/11/2014).

Sementara itu, Humas UIN SGD Bandung belum berani angkat bicara atas lahan parkiran yang semakin padat. “Saya belum berani berkomentar apa-apa, karena saya baru mau menghubungi pihak PT yang menangani parkiran, bagaimana solusi untuk parkiran selanjutnya,”ujar Saepudin.

Saepudin juga menambahkan bahwa pihak kampus akan mengadakan audiensi bersama Senat, mahasiswa, UKM dan UKK, mengenai masalah lahan parkiran dan parkiran berbayar pada Jumat (7/11/2014) kemarin.

“Nanti bisa saja datang ke Rektorat, kita bicara sama-sama tentang masalah ini bersama pihak kampus,” pungkasnya.

Menelusuri wacana pembuatan Basement Melingkar

Sementara itu, Ujang Hendi selaku koordinator keamanan dari Polda Jabar yang bertugas di UIN SGD Bandung memberikan solusi atas permasalahan lahan parkiran. Ia mengatakan dari pihak Polda terus berupaya mendukung keamanan dan ketertiban di kampus, termasuk lahan parkiran.

“Untuk lahan parkiran di kampus UIN memang terus meningkat. Kami selaku bagian keamanan sudah memberikan saran untuk pembuatan basement yang kami ajukan secara tertulis kepada pihak Al-Jamiah pada 1 maret 2014,”ujar anggota Pombvit tersebut.

Lebih lanjut, Ujang mengatakan jika memang belum ada respon dari pihak Al-Jamiah, dikarenakan harus ada perundingan yang matang mengenai lokasi dan pendanaan yang cukup.

“Kami sebagai pihak keamanan hanya menyarankan saja, jika belum ada jawaban mungkin terganjal dana, selanjutnya kami terus mengupayakan keamanan dengan lahan parkir yang terbatas saat ini,” ujarnya saat ditemui di Kantor satpam Rabu (05/11/2014).

Reporter : Resatia Aidila Joneva

Redaktur : Adi Permana

11 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas