Kampusiana

Aljamiah Lambat Mahapeka Bertindak

Anggota Mahapeka saat membersihkan plafon di atap Gedung Student Center. (Foto: Dede Lukman Hakim)

Anggota Mahapeka saat membersihkan plafon di atap Gedung Student Center. (Foto: Dede Lukman Hakim)

 

SUAKAONLINE.COM – Siang itu, Kamis (13/11/2014) dua anggota Mahasiswa Pecinta Kelestarian Alama (Mahapeka) bertengger atap Gedung Student Center (SC).Adalah Puhun dan Tobus,lengkap dengan perlengkapan panjat tebing. Mereka bukan berlatih panjat tebing, melainkan sedang membereskanpuing-puing plafon-plafon Gedung SC yang hampir runtuh. Sejak sebulan yang lalu, kondisi plafon utara Gedung SC rusak diterpa angin dan hujan besar.

Kondisi plafon yang hampir runtuh itu membuat para pengguna Gedung SC khawatir. Pasalnya plafon yang rusak tersebut suatu saat bisa saja runtuh dan menimpa motor yang terparkir di bawahnya. Mahasiswa yang sering ke SC juga khawatir tertimpa plafon ketika melintas di bawahnya.

“Hal itu mengganggu sekali, karena di area itu tidak diberi peringatan dilarang melintas. Jadi saya terus terang hariwang (khawatir, Red-) ketika mau melintas,” ungkap seorang anggota Paduan Suara Mahasiswa, Ahmad Yahya, ketika ditemui Suaka, Kamis (13/11/2014).

Bosan menunggu tindakan dari pihak kampus yang tak kunjung memperbaiki plafon SC, Puhun dan Tobus pun tergerak untuk mengambil tindakan. Dengan peralatan seadanya, mereka akhirnya berhasil menurunkan plafon-plafon rusak yang menggantung di pada tembok di atap SC.

“Motivasi kami ya, karena merasa riskan saja melihat benda yang punya nilai hazard (berbahaya, Red-) seperti plafon ini ada di tempat yang aktivitas manusianya banyak. Kebetulan hari ini ada waktu ya kami bergerak,”ujar Tobus saat ditemui usai evakuasi.

Tobus berharap agar ada tindakan secepatnya dari pihak kampus, karena menurut pantauannya kondisi plafon yang terpasang sangat memprihatinkan. “Kena angin besar juga sepertinya bakal runtuh,”ujarnya.

Pihak Aljamiah baru datang melihat lokasi saat evakuasi hampir selesai. Staf Bagian Rumah Tangga, Edi Rukmana, mengaku salut atas tindakan mereka. “Ya bagus, berarti mereka peduli pada kebersihan, ketertiban. Kan kalau ada yang ketiban bisa bahaya,” pungkasnya singkat.

Reporter : A. Rijal Hadiyan

Redaktur : Adi Permana

29 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas