Kampusiana

Morea, Belut Raksasa Negeri Tulehu

[Suakaonline]-Pada umumnya, belut yang sering kita jumpai di area persawahan hanya memiliki panjang sekitar 30cm dengan diameter rata-rata sebesar ibu jari. Pernahkah mendengar belut raksasa? Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Ambon, tepatnya di kolam pemandian Wailatu, menjadi habitat hewan serupa belut sebesar paha manusia dengan panjang sekitar 2 meter diusia dewasa. “Morea,” begitulah warga sekitar menyebut belut raksasa ini.

Kolam pemandian Wailatu, habitat Morea

Morea, pada umumnya berwarna hitam dengan corak loreng abu-abu disepanjang tubuhnya, memiliki ekor, dan sirip dibagian kepala. Tidak susah untuk mengenal lebih dekat hewan ini. Sesekali, terlihat kepala Morea yang muncul dari bebatuan, menanti makanan dari wisatawan yang ingin melihat keunikan hewan ini.

“Harus dikasih ikan, baru dia muncul keatas,” kata Anjani Ohorella, gadis cilik berumur 11 tahun yang sedang asik berenang di Kolam Wailatu. Selain ikan, Morea juga gemar memakan telur, dan makanan yang berbau amis.

Saat diberi makan, Morea dengan gesit keluar dari persembunyiannya, disela-sela bebatuan. Puluhan Morea akan tampak di permukaan sambil menyapa tangan-tangan pemberi makan. Morea sangat jinak dan hidup akrab dengan manusia. Orang-orang berenang, dan morea menggeliat cari makan.

“Pegang saja, dia jinak, seng (tidak) ada gigi,” tutur Adun Ohorella dengan logat Ambon yang kental.

Menurut cerita warga sekitar, hewan ini sudah hidup sejak ratusan tahun yang lalu.

“Dulu jumlahnya tidak sebanyak sekarang, tapi warga sekitar turut melestarikan. Waktu mau mandi, orang-orang pergi sambil bawa jeroan ikan buat Morea,” ucap Hasyim Nahumarury saat diwawancara, rabu (22/8). Ia menambahkan, Morea sudah hafal waktu mandi. Setiap pagi dan sore, hewan ini keluar dari sela-sela bebatuan untuk menyambut makanan dari warga sekitar.

Selain akrab dengan manusia, atraksi yang menawan turut memanjakan mata ketika Morea menari-nari. Tubuhnya yang panjang dan ramping membuat gerakan yang cantik dan gemulai dari bawah air.

Untuk sampai ke kolam pemandian Wailatu desa Tulehu, waktu yang dibutuhkan sekitar 1 jam dari kota Ambon. Pemdangan alam pesisir yang indah akan mewarnai perjalanan sebelum sampai dan menyapa hewan yang disebut Morea.[]Salman/Suaka

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas