Terkini

Menuai Rezeki di Wisuda Ke-56

[suakaonline]-Universitas Islam Negri Sunan Gunung Djati melepaskan wisuda tahun ini. Tampak berbeda dari seperti biasanya, halaman kampus terlihat penuh dengan rombongan yang didominasi orang-orang berpakaian batik dan berkebaya. Pasalnya hari tersebut adalah hari yang memorial bagi mahasiswa yang telah merampungkan jenjang akademik, yang tidak akan terulang dua kali. (15/09/2012).

Disamping itu jalanan juga tak kalah ramainya dengan kendaraan yang macet, tersedak oleh para pengunjung pasar kaget yang menjadi rutinitas selalu ada setiap wisuda UIN SGD. Keberadaan macet justru mendatangkan hikmah tersendiri bagi para penjual dari mulai bunga, mainan anak-anak hingga oleh-oleh. Hal tersebut senada dengan Abas, penjual bunga asal Cilengkrang. “Sebenarnya jualan bunga ini hanya pengganti profesi emang sementara kok, biasanya emang jualan batagor di Ujungberung. Tapi penghasilanya alhamdulillah.” Ucapnya.

Tapi pasar kaget tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, karena pihak keamanan kampus tidak mengijinkan para pedagang masuk ke pelataran kampus, dikarenakan mengganggu proses pembangunan kampus yang sedang berlangsung. Dan pasar kaget dialokasikan di lapangan pertamina.

Atep penjual oleh-oleh tetap tidak mempermasalahkan perpindahan lokasi ini. “Nya alhamdulillah sudah diperbolehkan berdagang juga sudah untung, iya tapi tidak sebanyak tahun-tahun lalu. Tidak ada masalah kok, saya sendiri bersyukur dengan pendapatan saya.” Ujar pria berumur 35 tahun itu. Perlu diketahui, setiap prosesi wisuda selalu terjadi kemacetan di depan kampus. []Abu Nur Jihad/SUAKA

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas