Terkini

Macet Bawa Rejeki

[Suakaonline]-Terlihat berbeda dari seperti biasanya,halaman UIN SGD nampak penuh dengan rombongan yang didominasi orang-orang berpakaian batik dan berkebaya. Pasalnya hari ini adalah hari yang memorial, yang tidak akan terulang dua kali. UIN SGD melepaskan wisuda ke-56, Sabtu (15/09).

Disamping itu jalanan juga tak kalah ramainya dengan kendaraan yang macet, tersedak oleh para pengunjung pasar kaget yang menjadi rutinitas selalu ada setiap wisuda UIN SGD. Keberadaan macet justru mendatangkan hikmah tersendiri bagi para penjual dari mulai bunga, mainan anak-anak hingga oleh-oleh. Hal tersebut senada dengan Abas, penjual bunga asal Cilengkrang. “Sebenarnya jualan bunga ini teh Cuma pengganti profesi sementara kok, biasanya emang jualan batagor di Ujung berung. Tapi penghasilanya alhamdulillah bisa disyukuri,” Ucapnya.

Tapi pasar kaget tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, karena pihak keamanan kampus tidak mengijinkan para pedagang masuk ke pelataran kampus, dikarenakan mengganggu reparasi  kampus yang sedang berlangsung. Dan pasar kaget dialokasikan di lapangan pertamina.

Atep, penjual oleh-oleh tetap tidak mempermasalahkan perpindahan lokasi ini. “Iya alhamdulillah sudah diperbolehkan berdagang juga sudah untung, iya tapi tidak sebanyak tahun-tahun lalu. Tidak ada masalah kok, saya sendiri bersyukur dengan pendapatan saya,” ujar pria berumur 35 tahun itu. Perlu diketahui, kemacetan akan terus terjadi pada setiap tahunnya saat dilangsungkanya wisuda.[] Abu Nur Jihad/Suaka

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas