Kampusiana

Balai Pengobatan UIN Bandung Tolak Pindah ke SC

Dok. Suaka

Dok. Suaka

SUAKAONLINE.COM — Rencana kepindahan Balai pengobatan UIN SGD Bandung ke Gedung Student Center (SC) sesuai dengan Surat Keputusan yang dilayangkan Bagian Umum pertanggal 6 Februari 2015 menuai penolakan dari pihak pengelola Balai pengobatan.

Humas Balai Pengobatan, Kendy Kanadirasa menyatakan sebuah pelayanan medis haruslah mempunyai tempat yang strategis, steril dan tidak terkontaminasi oleh lingkungan. Namun, ia menilai SC merupakan tempat yang tidak strategis.

Balai Pengobatan yang berdiri sejak 1997 itu harus sudah pindah sebelum tanggal 20 Februari 2015. Menurut Kendy, ia sempat meminta usulan kepada Kepala Biro A2KK Habudin agar dipindahkan ke gedung bekas kantor IDB, namun usulan tersebut tidak membuahkan hasil. “Kita pengennya diatas, diatas kantor Pos bekas kantor IDB,” ungkapnya saat ditemui Suaka di ruangannya, Selasa (10/2/2015).

Hal ini menuai komentar dari mahasiswa, salah satunya mahasiswi jurusan Sastra Inggris, Lena. Ia mengungkan bahwa Balai pengobatan sebaiknya berkantor di tempat yang mudah dijangkau. “Selama bisa didepan ya didepan aja biar jaraknya tidak terlalu jauh” ujarnya.

Senada dengan Lena, mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Iwan mengungkapkan sebaiknya pihak kampus harus membuat Gedung Balai Pengobatan sendiri sehingga terpisah dengan gedung-gedung lainnya. “Kalo ada yang sakit dan butuh pengobatan segera itu akan memperlama waktu,” keluhnya.

Reporter              : Ibnu Fauzi/Magang

Redaktur             : Robby Darmawan

 

 

9 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas