Lintas Kampus

Semarak Acara Museum Konferensi Asia Afrika

Salahsatu Rangkaian kegiatan di Museum Asia Afrika, Sabtu (14/2/2015). (Foto: Siti Rosidah/Magang)

Salahsatu Rangkaian kegiatan di Museum Asia Afrika, Sabtu (14/2/2015). (Foto: Siti Rosidah/Magang)

SUAKAONLINE.COM, Bandung — Museum Konferensi Asia Afrika menggelar Pekan Literasi Asia Afrika (PLKAA) dan Milangkala Sahabat Museum Konferensi Asia Afrika (SMKAA), yang memasuki tahun keempat selama tiga hari terhitung dari 14-16 Februari 2015.

Grand opening dimulai dengan storytelling dari 10 Sekolah Dasar di kota Bandung. Dilanjutkan dengan peninjauan dari tamu-tamu besar seperti, Ketua Ikatan Penerbit Indonesia Jawa Barat Anwaruddin, Sekretaris Dinas Kota Bandung, Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kemenlu, Duta Besar Salim Said, Kedutaan Korea, Kerajan Thailand dan Kedutaan Republik Thiongkok.

Tujuan diselenggarakannya PLKAA seperti  bazar buku untuk menarik pengunjung dan menambah wawasan ilmu tentang Asia Afrika. Untuk agenda kegiatan di hari pertama yakni Bedah Buku “Gestapu ke Reformasi” dengan narasumber Duta Besar Salim Said, hari kedua Bedah Buku “150 tahun Perangko Indonesia” “Aku Madura Aku Tionghoa” “Dunia Tanpa Islam”, dan Bedah Buku hari terakhir yaitu “Menjadi Bangsa Pembaca”.

“Untuk pengunjung dan tamu undangan  250 orang tapi yang datang membludak snack semua habis,  yang lalu-lalang sekitar 600 orang,” ungkap anggota SMKAA, Wahyu. Untuk kepanitiaan berasal dari pusat Kementrian Luar Negeri, dan PLKAA bekerja sama dengan IKAPI Jawa Barat, Duta Besar Korea Selatan, dan Kedutaan Republik Thiongkok di Jakarta.

“Acara ini sangat bermanfaat, karena disatu sisi aku suka baca buku. Aku dukung acara ini,” ujar salah satu pengunjung, Eva.

Reporter              : Siti Rosidah/ Magang

Redaktur             : Isthiqonita

3 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas